Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 56 kelurahan di Jakarta Barat (Jakbar) mendapat bantuan peralatan sarana dan prasarana kebencanaan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.

Pemberian bantuan ditandai dengan penyerahan simbolis dari Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah kepada empat kelurahan yang rawan bencana yakni Kelurahan Kembangan Utara, Kembangan Selatan, Duri Kosambi dan Rawa Buaya.

"Tak hanya difungsikan saat banjir, pemanfaatan sarana prasarana, seperti tenda juga bisa digunakan untuk pengungsian saat kebakaran," kata Iin di Jakarta, Senin.

Terkait upaya mitigasi bencana, pihaknya tengah menggencarkan pembersihan saluran air dan pemetaan sistem saluran dan memastikan berfungsi dengan maksimal.

Selain itu, pihaknya menggiatkan kerja bakti gerebek sampah dan lumpur pada berbagai lokasi. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, pemangku serta elemen masyarakat lainnya.

Khusus mitigasi bencana kebakaran, Iin mengaku telah berkoordinasi dengan jajaran PLN untuk memastikan sistem saluran listrik ke rumah warga dalam keadaan baik untuk memastikan agar peralatan listrik tidak sampai memicu kejadian kebakaran di permukiman warga seperti yang telah terjadi sebelumnya.

Baca juga: Seluruh ASN BPBD DKI tetap WFO untuk jaga pelayanan kepada masyarakat

"Walaupun sarana dan prasarana ini dilengkapi, kita berharap tidak ada kejadian. Jadi, selain melengkapi sarana prasarana, kami juga melakukan berbagai upaya pencegahan sebagai bentuk mitigasi," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Sub Kelompok Logistik dan Peralatan BPBD DKI Jakarta, Michael Sitanggang mengatakan, distribusi bantuan peralatan sarana prasarana seperti jaket pelampung, perahu, dan tenda diberikan kepada 20 wilayah kelurahan yang rawan banjir di Jakarta Barat.

Dari total 660 jaket pelampung yang diserahkan, setiap wilayah kelurahan mendapatkan 20 hingga 60 jaket.

''Sedangkan perahu PE (Polythelene-red) hanya diberikan kepada empat kelurahan yang kerap dilanda banjir yakni Kelurahan Kembangan Utara, Kembangan Selatan, Duri Kosambi, dan Rawa Buaya. Kelurahan itu mendapatkan perahu PE dengan ukuran panjang 2,6 meter," ujarnya.

Ia menambahkan, untuk bantuan berupa tenda berukuran 5 x 10meter diberikan masing-masing untuk 56 kelurahan. Tenda tersebut dapat menampung warga hingga 30 orang.

"Kami sudah kasih petunjuk ke kelurahan tentang cara menyimpan dan menempatkannya. Sehingga, bila tiba saat dibutuhkan, peralatan siap digunakan," kata Michael.

Baca juga: Masalah banjir dan sampah jadi fokus utama Musrenbang di Jakbar

Baca juga: Jakbar mitigasi khusus 36 kelurahan rawan banjir

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.