Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 14 kendaraan dinas operasional (KDO) Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) tidak lolos uji emisi yang dilakukan Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) di Terminal Rawa Buaya, Cengkareng, Senin.

"Jadi dari total 61 kendaraan yang ikuti uji emisi, 14 di antaranya masih kedapatan tidak lolos," kata Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Achmad Hariadi saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Dalam uji emisi yang juga diikuti oleh angkutan umum tersebut, Sudin LH menguji kendaraan roda empat jenis bahan bakar bensin dan solar, serta kendaraan roda dua.

Hasilnya, sebanyak sembilan kendaraan roda empat jenis solar yang mengikuti uji emisi, dinyatakan lolos. Sedangkan uji emisi kendaraan roda empat jenis bensin sebanyak 34 kendaraan. Rinciannya, 13 kendaraan dinyatakan tidak lolos, sisanya 21 kendaraan lolos uji emisi.

Sementara kendaraan roda dua, dari 18 kendaraan yang mengikuti uji emisi, hanya satu yang dinyatakan tidak lolos.

"Bagi kendaraan yang tidak lolos uji emisi disarankan melakukan perbaikan dan perawatan kendaraan agar bisa menekan emisi gas buang yang dihasilkan," jelasnya.

Pihaknya berharap, kegiatan ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk merawat kendaraan mereka.

"Sehingga, emisi yang dihasilkan kendaraan nantinya bisa sesuai ambang batas yang ditetapkan," ujarnya.

Baca juga: Jaga kualitas udara, 128 kendaraan ikut uji emisi di Jakarta Barat

Baca juga: Lima pemilik kendaraan langgar emisi di Jakbar dikenakan denda

Baca juga: 23 ribu kendaraan di Jakarta sudah diuji emisi pada awal tahun 2026

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.