Jakarta (ANTARA) - Gitaris No Doubt, Tom Dumont, mengungkapkan bahwa dia sejak beberapa tahun lalu berjuang menghadapi penyakit Parkinson, gangguan neurodegeneratif yang mempengaruhi sistem saraf pusat, khususnya pada bagian otak yang mengendalikan pergerakan tubuh.

"Beberapa tahun yang lalu, saya mengalami sejumlah gejala," kata Dumont dalam rekaman video yang diunggah di akun Instagram miliknya akhir pekan lalu.

"Saya pergi ke dokter, saya pergi ke ahli saraf, dan saya melakukan banyak tes, dan saya didiagnosis menderita penyakit Parkinson dini," kata gitaris berusia 58 tahun itu sebagaimana dikutip dalam siaran Variety pada Minggu (12/4).

Penyakit Parkinson membuat Dumont mengalami kesulitan setiap hari. "Ini perjuangan. Setiap hari adalah perjuangan," katanya.

Namun, Dumont menyampaikan bahwa dia masih bisa bermusik dan tampil di panggung.

"Kabar baiknya adalah, saya masih bisa bermain musik. Saya masih bisa bermain gitar. Saya baik-baik saja," katanya.

​​​​​​​Baca juga: Gwen Stefani sebut reuni No Doubt di Coachella luar biasa

Dumont mengaku terinspirasi oleh figur publik yang mengemukakan masalah kesehatan mereka di platform media sosial untuk membantu mengurangi stigma serta meningkatkan kesadaran.

"Saya pikir itu membantu menghilangkan sebagian stigma dan meningkatkan kesadaran, dan kesadaran sangat penting untuk pencegahan dan penelitian," katanya.

Artis yang terserang Parkinson dan menyampaikan kondisi kesehatannya kepada publik antara lain Michael J. Fox, Alan Alda, dan mendiang Ozzy Osbourne.

Menurut data Parkinson’s Foundation, lebih dari 10 juta orang di seluruh dunia hidup dengan penyakit Parkinson. Di Amerika Serikat, hampir 90 ribu kasus baru didiagnosis setiap tahun.

Baca juga: Tanda-tanda awal penyakit Parkinson yang perlu diketahui

Baca juga: Aktor Michael J. Fox sampaikan keinginan untuk kembali berakting

Penerjemah: Farika Nur Khotimah
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.