Jakarta (ANTARA) - Kepolisian Sektor (Polsek) Duren Sawit menyelidiki komplotan pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang membawa senjata api di area parkir Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Untuk kasus ini kami masih melakukan penyelidikan secara maksimal," kata Kapolsek Duren Sawit Kompol Sutikno saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa.

Sutikno menyebut pihaknya tengah menyelidiki identitas dan keberadaan para pelaku yang menimbulkan kekhawatiran masyarakat.

Polisi juga masih mengumpulkan berbagai bukti dan keterangan para saksi di lokasi kejadian.

Peristiwa ini menambah daftar panjang aksi curanmor bersenjata api di wilayah Duren Sawit.

Sebelumnya, peristiwa serupa juga terjadi di Jalan Pendidikan, Komplek IKIP, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Minggu (22/2) dini hari.

Dalam kejadian itu, pelaku gagal membawa kabur kendaraan setelah aksinya diketahui warga.

Menanggapi kemungkinan keterkaitan antara pelaku dalam kedua kejadian tersebut, Sutikno belum dapat memberikan keterangan lebih rinci.

Namun, pihaknya tidak menutup kemungkinan adanya jaringan yang sama di balik serangkaian aksi kriminal itu.

"Semua kemungkinan masih kami dalami. Kami masih melakukan penyelidikan maksimal untuk mengungkap pelaku," ujar Sutikno.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terutama saat memarkirkan kendaraan di area publik seperti rumah sakit.

Lalu, penggunaan kunci pengaman tambahan serta parkir di lokasi yang terpantau petugas keamanan menjadi langkah preventif yang disarankan.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait jumlah pelaku maupun identitas yang terkonfirmasi.

Kepolisian memastikan akan terus memburu para pelaku hingga tertangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sebelumnya, viral di media sosial aksi komplotan pelaku pencurian sepeda motor dengan menggunakan senjata api (senpi) terjadi di area parkir Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Komplotan pelaku yang berjumlah empat orang itu nekat beraksi pada Minggu (12/4) siang sekitar pukul 13.27 dan membawa motor milik pasien.

"Awalnya saya melihat ada yang mencurigakan saat pengambilan motor. Ketika saya dekati, pelaku langsung menodongkan pistol," kata petugas keamanan rumah sakit, Syaipul (38), di Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (13/4).

Dari informasi yang dihimpun, dua pelaku masuk ke area parkir rumah sakit, sementara dua pelaku lainnya diduga berjaga di luar untuk mengawasi situasi. Aksi mereka terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi.

Syaipul menyebut dirinya sempat mengetahui adanya aksi pencurian tersebut saat sedang berjaga. Dia melihat pelaku mengambil sepeda motor milik pasien yang terparkir.

Karena merasa terancam, petugas keamanan tersebut tidak dapat berbuat banyak. Pelaku kemudian dengan bebas melarikan diri sambil membawa sepeda motor matic milik pasien.

Dalam rekaman CCTV, terlihat dua pelaku beraksi cepat menggunakan kunci letter T untuk merusak kunci motor sebelum membawa kabur kendaraan tersebut.

Baca juga: Komplotan curanmor bersenpi gasak motor pasien di RS Duren Sawit

Baca juga: Eks karyawan Sampoerna ditangkap karena curi motor di area pabrik

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.