Sentani (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua, menyalurkan bantuan 30 ton beras bagi masyarakat yang terdampak luapan air Danau Sentani.

"Selain beras, kami juga menyalurkan bantuan guna memenuhi kebutuhan masyarakat seperti gula pasir, minyak goreng, telur, dan kopi," kata Bupati Jayapura Yunus Wonda di Sentani, Selasa.

Menurut Wonda, semua bantuan ini disalurkan langsung ke rumah-rumah warga yang terdampak agar segera dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan setiap hari.

"Selain bantuan pangan, kami juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi penyakit dengan menurunkan tim medis ke lokasi yang terdampak," ujarnya.

Baca juga: Pemkab Jayapura: Bantuan beras 1,5 ton ke masyarakat cegah inflasi

Dia menjelaskan penanganan masyarakat khususnya yang menjadi korban meluapnya air di Danau Sentani menjadi prioritas pemerintah daerah setempat di tengah adanya efisien anggaran.

"Dalam kondisi ini masyarakat sulit mencari nafkah sehingga pemerintah hadir untuk meringankan beban mereka terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar," katanya.

Dia menambahkan, pihaknya memastikan semua warga yang terdampak akan menerima bantuan termasuk pelayanan kesehatan.

"Kami juga akan memperbaiki infrastruktur yang rusak dan melaksanakan kegiatan kerja bakti," ujarnya.

Baca juga: Pemkab Jayapura: Penerima bantuan pangan 14.671 keluarga

Debit air Danau Sentani meningkat selama dua pekan sehingga merendam sejumlah permukiman warga di wilayah pesisir seperti Kampung Atamali, Abar, Putali, Kenzio, Hobong, Ifale, Ifar Besar, Yobeh, Yoboi, Dondai, Babrongko, Kwasewar, dan Homfolo.

Pewarta: Ardiles Leloltery
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.