Teheran (ANTARA) - Wakil Menteri Dalam Negeri Iran untuk Urusan Politik Ali Zeinivand mengatakan pada Senin (13/4) bahwa Iran tidak memiliki kekhawatiran serius terkait keamanan di sepanjang perbatasan darat dan laut.
"Tidak ada kekhawatiran serius di sepanjang perbatasan barat, barat laut, barat daya, timur, tenggara serta maritim negara ini," ujar Zeinivand, yang juga menjabat sebagai juru bicara (jubir) kementerian tersebut, dalam konferensi pers di Teheran.
Dia menyebutkan keamanan perbatasan dijamin oleh dua markas militer yang didirikan di wilayah barat laut dan tenggara Iran. Markas-markas tersebut memusatkan pasukan untuk melakukan kontrol yang presisi dan mendalam di sepanjang maupun di luar area perbatasan.
"Kehidupan masyarakat dan membantu mereka yang terdampak perang ini menjadi prioritas utama pemerintah Iran," kata Zeinivand, seraya menambahkan bahwa tidak ada kendala dengan pasokan barang maupun manajemen internal di seluruh provinsi.
Pada 28 Februari, Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran dan beberapa kota lainnya di Iran, menewaskan pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, beserta sejumlah komandan militer senior dan warga sipil. Iran merespons dengan melancarkan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel dan aset-aset AS di Timur Tengah.
Gencatan senjata selama dua pekan antara Iran dan AS mulai berlaku pada Rabu (8/4), yang kemudian diikuti dengan pelaksanaan perundingan panjang antara delegasi Iran dan AS di Islamabad, Pakistan, tetapi gagal menghasilkan kesepakatan.
Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.