Ottawa (ANTARA) - Survei baru yang dirilis oleh The Globe and Mail/Nanos pada Senin (13/4) menunjukkan bahwa hampir tiga dari lima warga Kanada mendukung Kanada menjadi anggota Uni Eropa (UE).
Survei yang dilakukan oleh Nanos Research untuk surat kabar nasional tersebut menunjukkan bahwa sekitar 57 persen responden mendukung atau cenderung mendukung aksesi Kanada ke UE. Sebaliknya, sekitar 32 persen menyatakan penentangan atau cenderung menentang.
"Warga Kanada sedang meninjau kembali posisi mereka di dunia," tutur pakar jajak pendapat Nik Nanos.
Dia mengatakan meskipun warga Kanada masih menghargai perdagangan bebas dengan Amerika Serikat (AS), mereka ingin menjalin hubungan yang lebih dekat dengan UE.
"Dalam dunia yang ideal, mereka menginginkan keduanya," sebut Nanos.
Survei tersebut juga menyoroti 84 persen warga Kanada percaya bahwa memperkuat hubungan ekonomi merupakan jalan paling realistis ke depan bagi hubungan Kanada-UE.
"Ketika AS mengalami gejolak politik seperti ini dan presidennya mengancam kedaulatan Kanada, negara-negara Eropa yang telah lama menjadi mitra tampak jauh lebih menarik," kata Profesor Hubungan Internasional di Universitas Ottawa Roland Paris, seperti dikutip surat kabar tersebut.
paris mengatakan hasil jajak pendapat tersebut mencerminkan "gambaran sekilas tentang sentimen publik".
Ancaman-ancaman yang sesekali dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump untuk menggunakan "kekuatan ekonomi" terhadap Kanada telah menimbulkan kekhawatiran di negara tetangganya di utara tersebut, terutama karena masa depan perjanjian perdagangan bebas Amerika Utara masih dalam tahap negosiasi.
Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.