...Kami berharap dukungan pemerintah daerah terus diperkuat agar program prioritas pendidikan dapat berjalan optimal

Surabaya (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam pelaksanaan program pendidikan nasional, terutama revitalisasi dan digitalisasi yang telah berjalan optimal di seluruh jenjang pendidikan.

“Program revitalisasi dan digitalisasi di Jawa Timur sudah berjalan optimal berkat dukungan pemerintah daerah,” ujarnya usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di Surabaya, Selasa.

Ia menegaskan capaian tersebut menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong transformasi pendidikan.

Program revitalisasi dan digitalisasi di Jawa Timur bahkan telah mencapai 100 persen dan mulai dimanfaatkan di seluruh satuan pendidikan dari tingkat dasar hingga menengah.

“Untuk tahun 2026, kami akan memperluas jangkauan program revitalisasi hingga 11.400 satuan pendidikan pada tahap awal, dan secara bertahap ditingkatkan menjadi 60.000 satuan pendidikan secara nasional,” ujarnya.

Baca juga: Prabowo tambah program strategis pendidikan lewat Sekolah Rakyat

Selain itu, program digitalisasi pendidikan juga akan diperkuat melalui penambahan perangkat pembelajaran digital di setiap sekolah. Jika sebelumnya satu unit, ke depan akan ditingkatkan menjadi tiga unit per sekolah.

“Kami juga memperkuat program digitalisasi dengan penambahan perangkat pembelajaran digital dari satu menjadi tiga unit per sekolah,” tambahnya.

Selain infrastruktur, pemerintah juga menaruh perhatian pada peningkatan kualitas tenaga pendidik. Melalui program beasiswa, sebanyak 150.000 guru yang belum memiliki kualifikasi Diploma 4 (D4) atau Strata 1 (S1) akan mendapatkan bantuan sebesar Rp3 juta per semester.

“Kami menyiapkan beasiswa bagi 150.000 guru yang belum D4 atau S1 dengan bantuan Rp3 juta per semester,” ujarnya.

Lebih lanjut, Abdul Mu’ti meminta dukungan pemerintah daerah dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 yang membutuhkan regulasi di tingkat daerah, termasuk pelatihan bahasa Inggris bagi guru sekolah dasar.

“Kami berharap dukungan pemerintah daerah terus diperkuat agar program prioritas pendidikan dapat berjalan optimal,” katanya.

Baca juga: Kemendikdasmen perkuat sinkronisasi koordinasi kawal program prioritas

Baca juga: Kemendikdasmen tegaskan kenaikan anggaran pendidikan tidak potong MBG

Pewarta: Willi Irawan
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.