Jakarta (ANTARA) - Xiaomi telah mengonfirmasi bahwa pada akhir April 2026 bakal merilis ponsel unggulannya Redmi K90 Max dan kini hasil pengujiannya muncul di platform benchmark Geekbench.
Lewat platform itu juga terkonfirmasi bahwa ponsel pintar ini dibekali chip kelas atas dari MediaTek itu Dimensity 9500.
Dilaporkan GSM Arena, Selasa, hasil Redmi K90 Max telah terdeteksi di basis data online Geekbench dengan nomor model 2604FRK1EC.
Baca juga: Redmi K90 Max terkonfirmasi debut April 2026
Hasil itu muncul tampaknya setelah adanya pengguna yang memiliki prototipe ponsel ini menjalankan benchmark di platform Geekbench.
Dalam pengujian itu ponsel ini berhasil mencetak skor single-core 3.513 dan skor multi-core 10.711 di Geekbench 6.6.
Terlihat juga bahwa ponsel ini ditenagai oleh SoC MediaTek Dimensity 9500 yang dipasangkan dengan RAM 16GB pada prototipe spesifik saat menjalankan benchmark.
Baca juga: Redmi Note 15 SE bakal dirilis, tampilkan desain melengkung
Dengan kombinasi ini, terlihat jelas Redmi berfokus menghadirkan performa pada ponsel ini. Redmi juga mungkin saja dapat menawarkan opsi RAM lain saat peluncuran.
Tidak mengherankan juga apabila perangkat ini akan menjalankan Android 16 saat debut, dengan HyperOS 3 milik Xiaomi di atasnya.
Menurut rumor, K90 Max memiliki layar OLED 6,83 inci (17,35 cm) dengan resolusi 1,5K dan kecepatan refresh 165Hz, serta baterai 8.500 mAh dengan dukungan pengisian daya kabel 100W.
Baca juga: Redmi K100 Pro Max diyakini dibekali Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro
Meskipun terdapat kipas pendingin, perangkat ini tetap akan bersertifikasi IP66, IP68, dan IP69 untuk ketahanan terhadap debu dan air.
Dipastikan Redmi K90 Max akan dirilis pada 21 April 2026, bersamaan dengan perilisan tablet Redmi KPad 2.
Baca juga: Redmi K90 Ultra dibocorkan jadi ponsel "gaming" berfitur kelas atas
Baca juga: Xiaomi dikabarkan rilis Redmi 15A pekan depan di India
Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.