Jakarta (ANTARA) - Penyanyi Anggun C. Sasmi menceritakan bahwa membintangi film terbaru “Para Perasuk” menjadi film panjang pertamanya.
Anggun mengaku awalnya sempat kebingungan membaca naskah film garapan sutradara Wregas Bhanuteja itu.
“Aku ini film pertama ya. Dan terus terang pas baru pertama kali baca skenarionya, baca naskahnya, tetep aja ya bingung aja gitu enggak ngerti,” kata Anggun dalam konferensi pers usai pratayang film “Para Perasuk” di Jakarta, Selasa.
Baca juga: Sutradara Wregas tegaskan “Para Perasuk” bukan film horor
Memerankan karakter Guru Asri sebagai sosok pengajar pesta kerasukan dengan suara yang membawa roh hewan, Anggun menciptakan mantra hanya dalam satu take saat sesi rekaman tanpa ada naskahnya.
Dalam prosesnya mantra tersebut lebih dulu direkam di studio, kemudian sutradara Wregas tampil menari di hadapan Anggun untuk memancing emosi dalam menggambarkan roh hewan untuk membuat suaranya.
“Masuk ke studio rekamannya dan semuanya itu dikeluarkan secara one-take. Itu yang aku harus belajar nangkep secepat mungkin dan sejujur mungkin untuk membuat satu roh dari satu roh ke roh-roh yang lain,” tutur dia.
Baca juga: Dua film Indonesia diputar di festival film internasional di Minnesota
Lebih lanjut, Anggun mengatakan bergabung dalam film “Para Perasuk” menjadi kesempatan perjalanan kariernya khususnya dalam aspek artistik.
“Ini salah satu kesempatan yang saya tuh bener-bener seneng banget bisa jadi bagian karena memang film ini sepenting ini buat saya, buat hidup saya, hidup artistik. Namanya juga baru pertama kali main film,” kata dia.
Film “Para Perasuk” mengeksplorasi kisah pencarian obsesif dari anak muda untuk menjadi perantara roh, di saat kekuatan dari luar tengah mengancam desanya.
Dibintangi juga oleh Maudy Ayunda, Angga Yunanda, Bryan Domani, Chicco Kurniawan, film “Para Perasuk” dijadwalkan akan tayang di bioskop Indonesia mulai 23 April 2026.
Baca juga: Maudy Ayunda isi original soundtrack film “Para Perasuk”
Baca juga: Angga Yunanda cerita jadi “manusia silver” di film Para Perasuk
Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.