Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menilai Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp (Pandawa) dari BPJS Kesehatan menjadi bagian penting dalam transformasi digital sektor kesehatan di Indonesia.

"Insya Allah layanan ini membawa banyak manfaat dan menjadi bagian penting dalam transformasi layanan kesehatan di negara," ucap Meutya saat menyampaikan sambutan dalam Peluncuran Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp (Pandawa) 24 Jam dan Kick Off Quick Wins Direksi di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Rabu.

Baca juga: BPJS Kesehatan hadirkan 8 program andalan jawab kebutuhan peserta

Pandawa merupakan kanal layanan BPJS Kesehatan tanpa tatap muka/tanpa kontak fisik antara frontliner dan peserta dengan menggunakan media WhatsApp untuk memfasilitasi peserta dalam mendapatkan layanan administrasi kepesertaan.

Sebelumnya, layanan tersebut hanya dapat digunakan hingga pukul 17.00 waktu setempat. Akan tetapi, saat ini, Pandawa dapat diakses oleh peserta melalui nomor 0811-8-165-165 setiap hari 24 jam.

Jenis layanan pada Pandawa meliputi antara lain pendaftaran peserta, penambahan anggota keluarga sebagai peserta JKN, dan pengaktifan kembali kepesertaan.

Lebih lanjut, Meutya menyoroti perubahan besar dalam pola layanan publik seiring perkembangan teknologi digital, termasuk di bidang kesehatan.

Ia mengatakan peningkatan konektivitas menjadi faktor utama yang mendorong transformasi tersebut.

Saat ini, kata dia, sebagian besar masyarakat Indonesia telah terhubung dengan internet dan semakin terbiasa menggunakan layanan digital. Sejalan dengan itu, menurutnya, pemerintah harus menyesuaikan layanan dengan kebiasaan masyarakat yang kini hidup di ruang digital.

Baca juga: Layanan online BPJS Kesehatan jadi solusi ampuh sebarkan informasi JKN

Baca juga: "Pandawa" mudahkan masyarakat akses layanan BPJS Kesehatan

Meutya menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperkuat infrastruktur digital, termasuk memperluas akses internet dan meningkatkan kualitas jaringan. Hal itu diantaranya ditujukan untuk mendukung layanan kesehatan yang lebih cepat dan terintegrasi.

Ia berharap inovasi layanan digital, seperti Pandawa dapat meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan nasional.

"Layanan ini (Pandawa), kami yakin adalah hal yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Kita apresiasi sekali lagi," ujarnya.

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.