Jakarta (ANTARA) - Pelatih Liverpool Arne Slot mengungkapkan cedera yang dialami Hugo Ekitike "terlihat tidak baik", setelah strikernya mengalami cedera pada pertengahan babak pertama dan kemudian digantikan oleh Mohamed Salah pada menit ke-31.

Ekitike terpeleset di lapangan dan terlihat mengalami masalah pada pergelangan kakinya saat Liverpool harus mengejar defisit dua gol dari Paris Saint-Germain pada leg ledua babak perempat final Liga Champions di Anfield, Rabu dini hari WIB.

“Tidak terlalu baik. Saya pikir kita semua bisa melihat bahwa itu tidak terlihat bagus. Kita tunggu saja apa hasilnya nanti. Tapi jelas terlihat itu tidak baik," ungkap Slot, dikutip dari laman resmi Liverpool, Rabu.

Slot mengatakan merasa emosional saat timnya kehilangan Ekitike, apalagi pemain berusia 23 tahun itu adalah pemain terbaik Liverpool musim ini karena sudah mencetak 17 gol dan enam assist.

Ekitike pun tampak terpukul saat meninggalkan lapangan, dengan dirinya yang kini diragukan tampil membela timnas Prancis di Piala Dunia 2026 yang akan dimulai dua bulan lagi di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Baca juga: Arne Slot melihat masa depan Liverpool sangat cerah

Bersama Prancis, Ekitike baru debut pada September tahun lalu, dengan kini ia sudah memiliki delapan caps yang diakhiri dua gol dan satu assist.

"Kehilangan pertandingan saja sudah sangat berat, apalagi dengan cara kami kalah, tapi sekali lagi – seperti yang sering terjadi musim ini – kehilangan pemain juga menjadi hal yang sering kami alami," kata Slot.

Adapun Ekitike di laga ini tampil sebagai starter bersama Alexander Isak yang baru pulih dari cedera panjang. Saat mengungkapkan alasannya menurunkan Ekitike dan Isak secara bersamaan, Slot mengaku, "sulit menjelaskannya".

"Tapi salah satu alasan memainkan Alex dan Hugo adalah karena mereka telah terbukti sebagai pencetak gol," tambah dia.

Baca juga: Flick tetap bangga dengan pemainnya meski disingkirkan Atletico

Baca juga: Atletico ke semifinal meski Barcelona menangkan leg kedua

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.