Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 60 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur memadamkan kebakaran yang terjadi di sebuah rumah di kawasan Jalan Bhakti 4 RT 016/RW 08, Komplek BPN, Pulogebang, Cakung.

"Total sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dan 60 personel dari wilayah Jakarta Timur dikerahkan untuk mengatasi kobaran api," kata Kepala Seksi Operasional Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid di Jakarta, Rabu.

Peristiwa tersebut memicu respons cepat dari jajaran Sudin Gulkarmat Jakarta Timur. Abdul menyebut, laporan kebakaran diterima dari warga yang datang langsung ke Pos Pemadam Kebakaran Pulogebang.

Petugas langsung menindaklanjuti informasi dengan mengerahkan unit ke lokasi kejadian. "Laporan diterima dari warga yang datang langsung ke pos. Objek yang terbakar adalah rumah tinggal dengan jenis bangunan rendah," ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, unit pemadam pertama diberangkatkan dari Pos Pulogebang dengan kekuatan awal satu unit mobil pemadam bertekanan sedang (medium pressure).

Petugas tiba di lokasi pada pukul 15.10 WIB dan langsung memulai operasi pemadaman pada pukul 15.11 WIB. Namun, melihat kondisi api yang masih aktif dan berpotensi meluas, jumlah armada dan personel kemudian ditambah secara bertahap.

Baca juga: 38 personel Gulkarmat Jaksel padamkan kebakaran warung di Cilandak

Saat proses pemadaman berlangsung, status kebakaran masih berada pada kategori merah, yang berarti api masih menyala dan dalam tahap penanganan intensif oleh petugas.

Fokus utama petugas di lapangan adalah melokalisir api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi yang merupakan kawasan permukiman.

Petugas terlihat memadamkan api dengan menyemprotkan air dari berbagai titik, sekaligus melakukan upaya pendinginan di area yang sudah terbakar untuk mencegah munculnya titik api baru.

Penyebab kebakaran, kata dia, masih belum diketahui secara pasti karenapihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan sumber api, dengan sejumlah kemungkinan seperti korsleting listrik, kebocoran gas, maupun faktor lainnya.

Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun kerugian material akibat kejadian ini. Namun, petugas memastikan penanganan dilakukan secara maksimal untuk meminimalisir dampak yang lebih luas.

Gulkarmat Jakarta Timur mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan rumah tinggal.

Warga diminta memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, tidak meninggalkan kompor menyala tanpa pengawasan, serta rutin memeriksa potensi sumber api lainnya.

Baca juga: Kerugian akibat kebakaran rumah di Cakung capai Rp150 juta

Baca juga: Korsleting listrik hanguskan gudang onderdil motor di Cengkareng

Baca juga: 50 personel Gulkarmat padamkan kebakaran dua rumah di Cakung

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.