Jakarta (ANTARA) - Penyerang Liverpool, Hugo Ekitike dikabarkan bakal absen membela Timnas Prancis di Piala Dunia 2026 setelah mengalami cedera tendon Achilles saat membela klubnya leg kedua perempat final Liga Champions 2025/26 melawan Paris Saint-Germain (PSG).

Kabar cedera pemain berusia 23 tahun tersebut dilaporkan oleh media Prancis, Le Parisien dan L’Equipe pada Rabu.

Laporan L’Equipe menyebutkan bahwa Ekitike akan menepi 8 hingga 9 bulan yang sekaligus membuat dia mengakhiri musim ini lebih cepat.

Ekitike mengalami cedera serius dalam laga yang berlangsung di Anfield, ketika Liverpool kalah 0-2 dari PSG dan tersingkir dengan agregat telak 0-4.

Baca juga: PSG ke semifinal setelah taklukkan Liverpool 2-0 di Anfield

Dalam pertandingan tersebut, Ekitike terlihat menunjuk bagian tendon Achilles-nya saat tim medis memberikan penanganan di lapangan. Dia kemudian harus ditandu keluar lapangan, menandakan cedera yang dialaminya cukup parah.

Hingga saat ini, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) belum memberikan pernyataan resmi terkait kondisi terbaru sang pemain.

Ekitike tampil impresif bersama Liverpool musim ini dengan mencetak 17 gol di semua kompetisi sejak didatangkan dari Eintracht Frankfurt pada Juli lalu dengan nilai transfer mencapai 69 juta pound sterling (sekitar Rp1,8 triliun).

Baca juga: Slot: Ekitike tajam karena kerja keras

Di level internasional, Ekitike telah mencatatkan delapan penampilan bersama timnas Prancis dan mencetak dua gol, masing-masing saat menghadapi Ukraina di kualifikasi Piala Dunia serta melawan Brasil dalam laga persahabatan.

Dalam beberapa pertandingan terakhir, dia juga mulai dipercaya sebagai pelapis utama Kylian Mbappe di lini depan Les Bleus.

Piala Dunia 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada 12 Juni hingga 20 Juli 2026.

Baca juga: Cedera Hugo Ekitike "terlihat tidak baik", ungkap Arne Slot

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.