Banjarbaru (ANTARA) - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus memperkuat kapasitas riset dan layanan ilmiah dengan mengembangkan laboratorium genomik dan forensik pada Unit Penunjang Akademik (UPA) Laboratorium Terpadu ULM.

"Pengembangan laboratorium genomik menjadi langkah strategis untuk memperluas peran laboratorium, baik dalam layanan pengujian maupun penelitian," kata Kepala UPA Laboratorium Terpadu ULM, Dr Liling Triyasmono di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu.

Genomik adalah studi komprehensif mengenai seluruh materi genetik (genom) suatu organisme, termasuk interaksi gen dan pengaruh lingkungan.

Dia menjelaskan pengembangan ini juga didukung oleh inisiasi kerja sama antara ULM dan Polda Kalimantan Selatan khususnya dalam bidang DNA forensik.

Selain itu, laboratorium ini direncanakan juga dilengkapi dengan berbagai peralatan mutakhir, seperti teknologi gene sequencing, uji paternitas, hingga analisis DNA yang mampu memprediksi potensi penyakit dan mendukung perencanaan pengobatan.

Baca juga: ULM perkuat penelitian genomik dukung kemandirian riset nasional

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam menghadirkan riset unggulan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Pengembangan laboratorium ini kami harapkan dapat memberikan dampak luas, tidak hanya bagi sivitas akademika ULM, tetapi juga bagi masyarakat," ujarnya.

Liling pun memastikan laboratorium ULM terbuka untuk kolaborasi dan pemanfaatan riset, termasuk dengan skema subsidi bagi peneliti yang ingin mengembangkan kajian di bidang genomik dan forensik.

Sebagai langkah awal, ULM telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) Inisiasi Pengembangan Laboratorium Genomik dan Forensik di UPA Laboratorium Terpadu ULM di Banjarbaru.

Baca juga: ULM wujudkan pusat riset dan edukasi hutan berkelanjutan

Kegiatan ini menghadirkan Kombes Pol (Pur) Drs. Putut Tjahjo Widodo, DfM., M.Si, praktisi sekaligus pakar biologi molekuler yang menyampaikan materi bertajuk “Transformasi Laboratorium Forensik: Integrasi Genomik dan Pembuktian Ilmiah”.

Pewarta: Firman
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.