Jakarta (ANTARA) - Kantor Staf Presiden mengawal seluruh tahapan implementasi program strategis nasional mulai dari perumahan hingga perlindungan standar keamanan pangan dengan monitoring rutin dan mediasi teknis lintas kementerian untuk memastikan program prioritas memberikan dampak langsung bagi rakyat.
"KSP memastikan Program 3 Juta Rumah berjalan sebagai sistem terintegrasi dari hulu ke hilir. Langkah kongres yang dilakukan adalah rapat koordinasi dan mediasi teknis," kata Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari di Gedung Bina Graha Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu.
Dia menjelaskan dalam pengawalan program perumahan, KSP fokus melakukan debottlenecking atau penguraian hambatan terkait penyediaan lahan untuk hunian tetap bagi warga terdampak bencana Sumatera. Upaya mediasi dilakukan untuk mempercepat pelepasan lahan di wilayah Aceh Timur dan Kabupaten Agam yang sempat terkendala proses administrasi.
KSP juga memberikan perhatian khusus pada implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mencegah terjadinya kendala teknis di lapangan. Menanggapi temuan terkait kualitas pangan di Jakarta Timur, KSP mendorong penguatan protokol keamanan pangan melalui sistem pemantauan suhu ruang yang lebih ketat.
"Memperkuat protokol keamanan pangan dan distribusi termasuk penerapan label waktu pengemasan pada setiap paket makanan agar konsumsi tidak melebihi batas aman empat jam," kata Qodari.
Selain itu, KSP menginisiasi revitalisasi infrastruktur dapur umum untuk memenuhi standar sanitasi dan pengolahan limbah yang layak. Langkah audit kualitas bahan baku secara organoleptik juga diperketat sebelum bahan pangan diolah menjadi paket makanan siap saji bagi para siswa.
Dalam mengawal pemerataan pembangunan, Qodari menjelaskan bahwa KSP menekankan pentingnya reorientasi kebijakan perumahan agar tidak hanya terpusat di Pulau Jawa. KSP mendorong peningkatan alokasi pembangunan di wilayah Papua dan Maluku yang saat ini realisasinya masih berada di bawah angka 2.000 unit per provinsi.
Monitoring dan verifikasi lapangan terus dilakukan secara berkala di berbagai daerah, termasuk pengawalan akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi.
Baca juga: Gandeng swasta, Pemerintah bangun 141 ribu rusun subsidi di Bekasi
Baca juga: Program 3 Juta Rumah gerakkan 185 industri dan serap tenaga kerja
Pewarta: Aditya Ramadhan, Prisca Triferna Violleta
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.