Jakarta (ANTARA) - Sejumlah pengguna arloji pintar Samsung Galaxy Watch melaporkan masalah penurunan daya tahan baterai secara tidak wajar setelah pembaruan perangkat lunak terbaru.

Dilansir dari Gizmochina pada Kamis, keluhan tersebut muncul pada berbagai model, termasuk Galaxy Watch6, Galaxy Watch7, Galaxy Watch8, hingga Galaxy Watch Ultra.

Pengguna menyebut daya tahan baterai arloji pintar mereka menurun signifikan, meski pola penggunaan sehari-hari tidak mengalami perubahan.

Sejumlah laporan di forum daring Reddit menyebutkan bahwa daya tahan baterai yang sebelumnya bisa mencapai sekitar empat hari kini hanya bertahan sekitar dua hari setelah pembaruan.

Baca juga: Samsung perluas ekosistem kesehatan dengan Galaxy Watch 8

Masalah ini diduga berkaitan dengan layanan sistem Google Play Services, yang berfungsi untuk sinkronisasi aplikasi, pelacakan lokasi, serta proses latar belakang lainnya.

Beberapa pengguna melaporkan bahwa layanan tersebut berjalan secara tidak normal di latar belakang, menyebabkan peningkatan aktivitas prosesor dan konsumsi daya yang lebih tinggi. Bahkan, dalam beberapa kasus, Google Play Services disebut menghabiskan lebih dari 10 persen kapasitas baterai.

Pengguna juga mengeluhkan statistik penggunaan baterai yang tidak akurat, serta penurunan performa yang terjadi secara tiba-tiba. Upaya seperti menghidupkan ulang (restart) perangkat, menghapus cache, hingga melakukan reset ke setelan pabrik telah dicoba, namun hanya memberikan solusi sementara.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Samsung maupun Google terkait penyebab pasti maupun langkah perbaikan atas masalah tersebut.

Baca juga: Galaxy Watch tambahkan fitur peringatan gempa bumi untuk keselamatan

Baca juga: Samsung Health Monitor hentikan dukungan untuk Android 11

Baca juga: Samsung kenalkan chip 3nm pertamanya Exynos W1000

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.