Penajam Paser Utara (ANTARA) - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) membuka ruang keterlibatan berbagai elemen profesional dalam pembangunan ibu kota baru negara Indonesia di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
"Kolaborasi dan keterlibatan aktif elemen profesional mendukung pembangunan ibu kota negara sangat penting," ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono ketika ditanya menyangkut inovasi pembangunan di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kamis.
Salah satu inisiatif, seperti pengembangan Ganesha Hub, dia mengharapkan, menjadi ruang kolaboratif memperkuat inovasi, khususnya membangun sektor ekonomi dan teknologi di kawasan tersebut.
Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung Pengurus Daerah Kalimantan Timur (IA-ITB Kaltim) dapat menguatkan kolaborasi antar-sektor dalam mendukung pembangunan IKN sebagai kota pintar.
Baca juga: Otorita IKN ajak daerah penyangga kelola sampah jadi energi
Kontribusi alumnus perguruan tinggi, ujar dia, menjadi solusi inovatif, khususnya di bidang teknologi, manajemen, dan kewirausahaan.
"Ganesha Hub sebagai media inovasi dari alumni ITB di IKN," ujarnya.
Kerja sama dengan elemen profesional, kata dia, dapat memberikan perspektif teknis dan strategis terkait dengan penguatan ekosistem pembangunan di IKN.
Ketua Umum IA-ITB Agustin Peranginangin mengatakan pengembangan Ganesha Hub sebagai ruang inovasi dan kewirausahaan dari sisi nasional.
Ia memastikan peran strategis alumnus ITB untuk hadir secara nyata di IKN.
Pengurus Pusat IA-ITB komitmen ikut mengawal implementasi berbagai program kolaborasi yang dilakukan bersama Otorita IKN untuk inovasi pembangunan ibu kota baru negara Indonesia.
Baca juga: UNDDS tertarik perkembangan IKN buka peluang kerja sama
Baca juga: Otorita siapkan masyarakat bebaskan IKN dari malaria dan DBD
Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.