Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria membahas hilirisasi gambir dan pertanian dengan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, sebagai bagian dari penguatan peran BUMN dalam pembangunan ekonomi daerah.

“Nanti kami akan mencoba membantu dan membawa para investor, baik itu dari BUMN maupun dari pihak swasta yang melihat ini sebagai sebuah peluang untuk dikembangkan,” ujar Dony dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis.

Dony mendorong penguatan peran BUMN dalam pembangunan ekonomi daerah yang salah satunya melalui hilirisasi sektor unggulan.

Oleh karena itu, Dony yang juga merupakan Chief Operating Officer (COO) Danantara didampingi Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma’ruf dan Tedi Bharata, menggelar pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Baca juga: Gubernur: Pemerintah segera bangun pabrik pengolahan gambir di Sumbar

Pertemuan ini membahas potensi kerja sama dan langkah strategis untuk mendorong pembangunan daerah melalui penguatan sektor unggulan yang berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.

Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, hilirisasi pertanian menjadi salah satu prioritas utama, termasuk pengembangan komoditas gambir yang selama ini menjadi salah satu produk andalan Sumatera Barat.

Melalui pengolahan lanjutan, komoditas gambir diharapkan mampu menghasilkan nilai tambah yang lebih tinggi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Dalam kesempatan tersebut, Dony menegaskan pentingnya kolaborasi BUMN dengan pemerintah daerah untuk memastikan hilirisasi berjalan optimal dan berkelanjutan seiring dengan semakin terbukanya informasi dan peluang pengembangan sektor pertanian.

Baca juga: Kementan-BUMN bahas rencana hilirisasi gambir asal Sumbar

BP BUMN berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi strategis antara BUMN dan pemerintah daerah guna mengoptimalkan potensi ekonomi lokal.

Langkah ini diharapkan dapat menghadirkan pembangunan yang lebih inklusif, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.