Curah hujan yang terjadi dini hari kemarin hingga tadi malam menyebabkan Sungai Ogan meluap hingga menimbulkan dampak banjir yang melanda sejumlah kawasan di Kabupaten OKU
Baturaja (ANTARA) - Bencana banjir meluas di dua desa meliputi Desa Lubuk Batang Lama dan Gunung Meraksa, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), akibat curah hujan tinggi yang terjadi sejak Rabu (15/4) sekitar pukul 02.30 WIB.
"Curah hujan yang terjadi dini hari kemarin hingga tadi malam menyebabkan Sungai Ogan meluap hingga menimbulkan dampak banjir yang melanda sejumlah kawasan di Kabupaten OKU," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Januar Efendi di Baturaja, Kamis.
Adapun wilayah terdampak banjir meliputi Kelurahan Pasar Baru, Baturaja Lama, Tanjung Agung, Desa Terusan dan Jalan Gotong Royong, Desa Lubuk Batang Lama dan Desa Gunung Meraksa.
Baca juga: Empat sekolah di OKU Selatan rusak diterjang puting beliung
Berdasarkan hasil pendataan terakhir tercatat sebanyak 347 rumah dengan 1.143 jiwa terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter.
"Meskipun tidak ada korban jiwa, namun bencana alam sempat mengganggu aktivitas masyarakat, karena selain rumah, sejumlah ruas jalan utama di beberapa wilayah terdampak juga terendam banjir," jelasnya.
BPBD OKU telah menerjunkan personel untuk siaga di lokasi banjir guna membantu warga beraktivitas menggunakan satu perahu karet.
Selain itu, kata dia, personel di lapangan juga membantu membersihkan rumah warga dari material lumpur yang terbawa arus banjir agar aktivitas masyarakat kembali normal.
Baca juga: BPBD OKU Selatan data puluhan rumah warga terdampak banjir bandang
"Petugas juga melakukan penyedotan genangan air di beberapa wilayah yang terdampak cukup parah. Untuk kondisi saat ini banjir sudah berangsur surut," ujarnya.
Meskipun banjir sudah surut, Januar kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana banjir susulan supaya tidak menimbulkan korban jiwa.
"Curah hujan tinggi diprediksi masih akan terjadi selama beberapa hari ke depan, sehingga harus diwaspadai bersama guna mengantisipasi korban jiwa akibat bencana alam," ucapnya.
Baca juga: Banjir rendam puluhan rumah warga Ogan Komering Ulu
Pewarta: Edo Purmana
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.