Jakarta (ANTARA) - Pelatih Dewa United Banten FC Jan Olde Riekerink menyebut timnya memiliki modal positif menjelang laga kandang BRI Super League 2025/2026 pekan ke-28 saat menjamu Persib Bandung pada Senin (20/4) malam di Banten International Stadium.
Jan Olde melihat skuadnya dalam suasana bagus karena timnya sangat disiplin dan bermain sangat baik sebagai sebuah kesatuan. Dua hal ini menjadi kunci di balik performa apik Dewa dalam tujuh laga terakhir yang diakhiri dengan lima kemenangan, salah satunya kemenangan tandang di markas Malut United dengan skor 2-1.
"Secara keseluruhan dalam permainan, saya menilai tim tampil sangat disiplin. Sekali lagi, terlihat ada kebahagiaan dalam permainan mereka, dan mereka bermain sangat baik sebagai satu kesatuan. Saya sangat bangga dengan tim ini," kata Jan Olde, dikutip dari laman resmi I.League, Kamis.
Soal kekuatan Persib, Jan Olde mengakui bahwa menghadapi tim asuhan Bojan Hodak itu bukanlah perkara mudah, meskipun bermain di kandang sendiri.
Baca juga: Maxwell Souza sebut Persija akan hadapi PSBS dengan kerendahan hati
Persib sendiri datang dengan ambisi besar untuk mempertahankan posisi puncak, dengan kini memiliki 64 poin. Mereka juga dalam tren sangat positif setelah “unbeaten” atau tak terkalahkan dalam 14 laga terakhir.
"Kami akui menghadapi Persib Bandung di kandang itu bukan hal yang mudah. Ini menjadi tantangan besar bagi kami untuk melihat sejauh mana kemampuan tim," ujar pelatih asal Belanda tersebut.
Lima kemenangan dalam tujuh laga terakhir menjadi sinyal positif untuk Dewa yang perlahan mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya.
Performa apik dalam beberapa laga terakhir mengangkat posisi Dewa untuk menembus papan tengah, dengan kini mengoleksi 40 poin di peringkat delapan, hanya berjarak enam poin dari zona empat besar.
Baca juga: Hodak selangkah lagi pecahkan rekor poin pelatih legendaris Persib
Baca juga: Jadwal Super League: Persib ditantang Dewa, Borneo hadapi PSM
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.