Hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan bahwa satwa prioritas, seperti macan tutul dan gajah, berada dalam kondisi sehat tanpa indikasi penyakit serius

Kota Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) memastikan kondisi kesehatan satwa di Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo), meski area tersebut masih ditutup untuk umum.

Kepala DKPP Kota Bandung Gin Gin Ginanjar menjelaskan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh melalui berbagai metode medis untuk mendapatkan gambaran kondisi satwa secara komprehensif.

“Hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan bahwa satwa prioritas, seperti macan tutul dan gajah, berada dalam kondisi sehat tanpa indikasi penyakit serius,” kata Gin Gin di Bandung, Kamis.

Baca juga: Pemkot Bandung jaring pengelola baru Bandung Zoo

Gin Gin menyebut pemeriksaan terhadap macan tutul meliputi pengecekan dengan pengambilan sampel darah untuk uji kimia darah, swab anus untuk rapid test virus, serta pemeriksaan USG dan X-ray.

Hasilnya, kata dia, menunjukkan kondisi macan tutul dalam keadaan sehat, tidak terdeteksi virus, serta organ dalam yang berfungsi baik, meskipun ditemukan adanya penumpukan lemak subkutan.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan macan tutul dalam kondisi sehat, rapid test virus negatif, dan organ dalam terpantau baik berdasarkan USG dan X-ray,” ujarnya.

Sedangkan pemeriksaan pada gajah dilakukan melalui pengambilan sampel darah, swab luka untuk uji bakteriologi, serta pemeriksaan kuku kaki dan X-ray.

Baca juga: BKSDA buka opsi pindahkan satwa Bandung Zoo ke lembaga konservasi

“Hasilnya menunjukkan tidak adanya infeksi maupun peradangan, termasuk pada bagian kuku kaki yang sebelumnya mengalami retak,” kata Gin Gin.

Gin Gin menerangkan seluruh sampel yang telah diambil akan diuji lebih lanjut di Balai Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Jawa Barat (Jabar).

“Hasil pengujian lanjutan di Balai Keswan Kesmavet Jabar akan menjadi acuan dalam menyusun rencana penanganan kesehatan satwa selanjutnya,” tutur Kepala DKPP Kota Bandung Gin Gin Ginanjar.

Baca juga: Farhan evaluasi tata kelola Bandung Zoo usai dua harimau Benggala mati

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.