Jakarta (ANTARA) - Basarnas menyatakan delapan penumpang termasuk pilot helikopter Airbus H130 PK-CFX yang jatuh di wilayah hutan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

"Semua meninggal dunia. Kru dua orang dan penumpang enam orang jadi total person on board (POB) 8 orang," kata Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Noer Isrodin yang dikonfirmasi di Jakara, Jumat.

Dia memastikan bahwa kedelapan jenazah tersebut siang ini sudah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan ke Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak untuk dilakukan proses identifikasi.

"Ya, sudah berhasil dievakuasi dan saat ini sudah dilakukan identifikasi di RS Bhayangkara Pontianak," kata dia menambahkan.

Baca juga: Jenazah korban helikopter PK-CFX dievakuasi ke Pontianak

Helikopter berjenis Airbus H130 tipe H-130T2 tersebut mengangkut delapan orang, yang terdiri dari Capt. Marindra W (Pilot), Harun Arasyd (Co-pilot), serta enam penumpang yakni Patrick, Victor, Charles, Joko, Fauzie, dan Sugito.

Berdasarkan data kronologi helikopter tersebut lepas landas dari helipad PT CMA di Desa Nanga Keruap, Kabupaten Melawi, Kamis (16/4) pukul 07.34 WIB.

Helikopter kemudian dilaporkan hilang kontak pada pukul 08.39 WIB, dalam penerbangan menuju helipad PT GAN di Desa Teluk Bakung, Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Pada pukul 15.25 WIB ditemukan serpihan yang ekor helikopter PK-CFX di wilayah hutan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

Baca juga: Tim Gabungan evakuasi korban helikopter di Sekadau

Kantor SAR Pontianak melaporkan tim SAR gabungan berhasil melaksanakan proses evakuasi korban kecelakaan helikopter secara bertahap dan penuh kehati-hatian di wilayah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Proses evakuasi dimulai dengan pengangkatan korban dari puing-puing helikopter yang berhasil diselesaikan Kamis (16/4) pukul 22.00 WIB.

Selanjutnya, tim melaksanakan penurunan korban dari lokasi puncak bukit menuju Posko Lapangan SAR gabungan yang rampung, Jumat pukul 05.00 WIB.

Setelah tiba di posko, korban kemudian dipindahkan ke ambulans pada pukul 05.52 WIB. Sebanyak 8 unit ambulans dikerahkan untuk proses evakuasi lanjutan, yang bergerak menuju Yonif 642/Kapuas Sanggau pada pukul 06.05 WIB.

Ambulans disiapkan di Sekadau untuk membawa jenazah ke Sanggau yang kemudian dievakuasi menggunakan helikopter ke Pontianak.

Baca juga: Kemenhub: Pilot, engineer, 6 penumpang heli jatuh di Sekadau meninggal

Baca juga: Basarnas: Helikopter yang jatuh ditemukan di hutan Sekadau Kalbar

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.