Tokyo (ANTARA) - Pemerintah Jepang menyambut baik kesepakatan gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon, yang dimediasi oleh Amerika Serikat.

"Kami menyambut baik kesepakatan ini sebagai langkah penting untuk mewujudkan stabilisasi situasi di Timur Tengah," kata Wakil Kepala Sekretaris Kabinet Masanao Ozaki kepada wartawan.

Dia juga menyatakan harapan bahwa gencatan senjata akan berdampak positif terhadap negosiasi antara AS dan Iran serta berkontribusi pada penguatan perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.

Presiden AS Donald Trump pada Kamis mengatakan bahwa Presiden Lebanon Joseph Aoun dan pemimpin otoritas Israel Benjamin Netanyahu sepakat memulai gencatan senjata selama 10 hari pada pukul 21:00 waktu setempat untuk mencapai perdamaian.

Pada Kamis, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa tentara Israel akan mengendalikan zona penyangga sejauh sepuluh kilometer di Lebanon selatan dan bahwa dia tidak berniat untuk memenuhi tuntutan apa pun dari Hizbullah.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Penerjemah: Katriana
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.