Semua harus duduk bersama untuk menyatukan langkah, karena ini lintas wilayah antara Sumedang, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung, sehingga tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri
Bandung (ANTARA) - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mendorong koordinasi antarwilayah dalam penanganan banjir pada belasan kecamatan Kabupaten Bandung pada sepekan terakhir.
Cucun dalam kunjungannya di Bandung, Jumat, mengatakan penanganan bencana tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan lintas wilayah agar berjalan efektif dan terintegrasi.
“Semua harus duduk bersama untuk menyatukan langkah, karena ini lintas wilayah antara Sumedang, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung, sehingga tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri,” katanya.
Ia menjelaskan karakter wilayah Kabupaten Bandung yang berada di cekungan serta menjadi hilir dari sejumlah daerah lain di Bandung Raya membuat penanganan banjir harus dilakukan secara lintas wilayah dan tidak bisa parsial.
Baca juga: Banjir masih merendam Dayeuhkolot dengan 19.408 jiwa terdampak
Menurutnya, koordinasi juga harus melibatkan pemerintah provinsi sebagai pemimpin lintas wilayah, termasuk Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, dan Kota Bandung, yang memiliki keterkaitan dalam sistem aliran air kawasan tersebut.
“Karena ini lintas kabupaten, tidak bisa Bupati Bandung berjalan sendiri. Harus ada pemimpin di tingkat provinsi. Penanganan harus bersifat repetitif dan kolaboratif. Kalau terjadi bencana seperti ini, bukan saatnya saling menyalahkan, tetapi semua pihak harus bekerja bersama,” ucap Cucun.
Pada kesempatan tersebut Cucun juga mengatakan seluruh unsur terkait telah diminta untuk terus bergerak dalam penanganan di lapangan, termasuk memperkuat koordinasi antar lembaga agar bantuan dan penanganan bencana berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Baca juga: BNPB: Banjir Solo dan Bandung dampak tidak langsung Bibit Siklon 92S
“Saya sudah sampaikan kepada seluruh stakeholder, baik BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) kabupaten, provinsi, maupun BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), untuk memastikan semua bergerak dalam penanganan kebencanaan,” katanya.
Ia menekankan pentingnya peran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum di bawah Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam pengelolaan sungai dan pengendalian banjir, mengingat kewenangan teknis berada di tingkat pusat.
Cucun juga menegaskan pentingnya peran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN) untuk memastikan penataan ruang lintas wilayah berjalan terpadu.
Baca juga: Cuaca ekstrem, BPBD: 400 warga Bandung Barat mengungsi akibat longsor
Pewarta: Ilham Nugraha
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.