Antalya (ANTARA) - Turki berharap jeda negosiasi yang berlangsung antara AS, Rusia, dan Ukraina akan berlangsung singkat, menurut seorang perwakilan dari kantor kepresidenan Turki kepada RIA Novosti pada Jumat.

Pada 15 Maret, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan terjadi jeda dalam negosiasi terkait konflik di Ukraina, dan Amerika Serikat tengah fokus pada hal lain.

Keesokan harinya, pejabat itu mencatat bahwa Rusia tengah menunggu putaran negosiasi baru terkait Ukraina, tetapi tempat dan waktunya belum ditentukan karena alasan yang jelas.

"Kami beranjak dari fakta bahwa jeda sementara dalam proses negosiasi saat ini bersifat sementara dan tidak akan menyebabkan gangguan, dan kami berharap dapat segera melanjutkan kontak jika ada kemauan politik dari pihak-pihak terkait," kata perwakilan tersebut.

Ankara terus mendukung upaya diplomatik dan siap untuk mempromosikan dialog, kata pejabat itu.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Italia desak China perkuat peran akhiri perang Ukraina

Baca juga: Rusia ungkap syarat perdamaian berkelanjutan dengan Ukraina

Baca juga: Ukraina-Rusia tukar tahanan jelang perayaan Paskah Ortodoks

Penerjemah: Katriana
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.