Secara keseluruhan untuk tiga provinsi terdampak bencana kami sudah mencairkan dana hingga Rp2,8 triliun

Kota Padang (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mengebut pemulihan sekolah-sekolah yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra agar tidak mengganggu proses belajar mengajar.

"Kalau kegiatan belajar mengajar semuanya sudah berjalan ya, kecuali Aceh masih ada beberapa yang belum selesai," kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti di Kabupaten Padang Pariaman, Jumat.

Hal tersebut disampaikan Mendikdasmen di sela-sela kunjungan kerjanya ke Kabupaten Padang Pariaman, salah satunya meresmikan ruang kelas darurat di SD Negeri 05 Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Mendikdasmen mengatakan hingga pertengahan April 2026 proses belajar mengajar di seluruh satuan pendidikan yang ada di Provinsi Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah berjalan dengan baik.

Baca juga: Kemendikdasmen gelontorkan Rp1,3 miliar bangun kelas darurat di Sumbar

Namun, khusus di Aceh terdapat sekolah yang memang belum bisa melaksanakan proses belajar mengajar dengan optimal karena lokasi yang sulit dijangkau.

Kendati demikian, pembelajaran masih terus berlanjut dimana anak didik bergabung dengan sekolah lainnya. Selain itu, beberapa sekolah yang terdampak bencana juga menerapkan mekanisme shift pagi dan siang.

Abdul Mu'ti mengatakan, per 31 Maret 2026 pemerintah telah mengalokasikan bantuan di sektor pendidikan untuk Aceh senilai Rp1,19 triliun, kemudian Rp322 miliar untuk Provinsi Sumatera Barat dan Rp636 miliar bagi Provinsi Sumatera Utara.

"Secara keseluruhan untuk tiga provinsi terdampak bencana kami sudah mencairkan dana hingga Rp2,8 triliun," sebut dia.

Dalam kunjungannya ke Ranah Minang, Mendikdasmen menargetkan pemulihan atau revitalisasi sekolah di tiga provinsi terdampak bencana dapat dituntaskan dalam tahun ajaran baru 2026. Harapannya, Juli 2026 semua sekolah sudah bisa menjalankan proses belajar mengajar dengan normal.

Baca juga: Kemendikdasmen tuntaskan revitalisasi 349 sekolah di Sumbar

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.