Saya minta bupati dan anggota dewan dari PAN ikut membantu
Mataram (ANTARA) - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengajak seluruh kader di Nusa Tenggara Barat untuk mengawal dan menyukseskan kebijakan serta program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
“Saya minta bupati dan anggota dewan dari PAN ikut membantu,” ujar Zulkifli Hasan usai pelantikan pengurus DPW dan DPD PAN se-NTB serta Rapat Kerja Wilayah PAN NTB di Mataram, Jumat.
Ia menyebut sejumlah program prioritas pemerintah, antara lain swasembada pangan, koperasi Merah Putih, sekolah rakyat, kampung nelayan, program makan bergizi gratis (MBG), ketersediaan pupuk bagi petani, hingga pengentasan kemiskinan.
Menurut dia, kondisi ketahanan pangan nasional saat ini relatif aman, meskipun situasi global sedang tidak stabil.
“Beras kita surplus, produksi telur, ikan, dan sayur juga mencukupi. Insya Allah kebutuhan pangan aman hingga tahun depan,” katanya.
Baca juga: Bupati Lombok Barat terpilih sebagai Ketua DPW PAN NTB
Selain mendukung program pemerintah pusat, Zulkifli Hasan juga meminta kader PAN di daerah untuk menyelaraskan dan menyukseskan program pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota.
Ia menambahkan PAN turut mendorong pengembangan koperasi desa/kelurahan Merah Putih serta penguatan sektor perikanan melalui program kampung nelayan.
Di sisi lain, ia meminta kader PAN menyampaikan kepada masyarakat bahwa kondisi ekonomi nasional tetap terjaga.
“Pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, inflasi di bawah 3 persen, dan defisit APBN juga terjaga. Ini menunjukkan ekonomi kita cukup kuat, meski tetap harus waspada,” ujarnya.
Zulkifli Hasan juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas internal partai dalam mengawal program pemerintah di tengah dinamika global.
Menurut dia, PAN saat ini fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani, nelayan, dan peternak.
“Fokus kita bagaimana taraf hidup masyarakat meningkat. Soal target pemilu, itu nanti,” katanya.
Baca juga: Komisi XIII DPR: Perkuat teknokrasi KSP untuk kawal program prioritas
Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.