Beijing (ANTARA) - Otoritas China pada Jumat menguraikan serangkaian prioritas kebijakan yang bertujuan untuk memperkuat momentum ekonomi, memperluas permintaan domestik, dan memastikan pembangunan yang stabil.
Wakil kepala Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China Wang Changlin dalam konferensi pers mengatakan perpaduan kebijakan makro yang terkoordinasi akan diluncurkan, dengan sejumlah langkah cadangan akan diperkenalkan pada waktu yang tepat sesuai kebutuhan.
Menurut Wang, pemerintah akan berupaya memperluas permintaan domestik yang efektif, menyusun rencana aksi untuk periode 2026-2030 guna memperluas permintaan domestik dan mempercepat pembangunan proyek-proyek besar yang memenuhi syarat.
China akan meningkatkan upaya untuk mendorong inovasi teknologi, mempercepat pengembangan industri baru, memajukan inisiatif "AI plus", dan mengembangkan bentuk-bentuk baru ekonomi pintar. Sejumlah langkah untuk meningkatkan kapasitas sektor jasa juga akan diambil.
Pihak otoritas berjanji akan memberikan dukungan yang lebih kuat untuk menstabilkan ketenagakerjaan dan meningkatkan pendapatan, termasuk kebijakan untuk mengamankan lapangan kerja, meningkatkan kualitas pekerjaan, dan menerapkan rencana pertumbuhan pendapatan bagi warga perkotaan dan pedesaan.
Selanjutnya, jaring pengaman sosial untuk kelompok rentan juga akan diperkuat.
Selain itu, kata Wang, China akan berupaya untuk memastikan kestabilan pasokan dan harga barang-barang esensial seperti energi, sumber daya, dan pangan; mempercepat pembangunan sistem energi jenis baru; dan mendorong perkembangan pasar properti yang stabil.
Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.