Moskow (ANTARA) - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer melakukan percakapan telepon dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun, menyerukan semua pihak terkait agar memanfaatkan gencatan senjata di Lebanon untuk mencapai kesepakatan damai yang langgeng, kata kantor perdana menteri pada Jumat.
"Perdana Menteri menelepon Presiden Lebanon, Joseph Aoun, dari Paris siang ini. Perdana Menteri menyampaikan belasungkawa atas korban jiwa di Lebanon selama konflik baru-baru ini," kata kantornya dalam sebuah pernyataan menyusul percakapan tersebut.
"Perdana Menteri menambahkan bahwa penting untuk menggunakan gencatan senjata saat ini sebagai pintu gerbang menuju perjanjian damai yang langgeng," imbuh pernyataan tersebut.
Starmer juga menegaskan kembali komitmen Inggris terhadap keamanan Lebanon, seraya menambahkan bahwa London akan terus mendukung angkatan bersenjata Lebanon, imbuhnya.
Presiden AS Donald Trump pada Kamis mengatakan bahwa Presiden Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sepakat untuk melakukan gencatan senjata selama 10 hari yang dimulai pukul 21:00 waktu setempat dalam upaya mencapai perdamaian.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Lebanon upayakan gencatan senjata permanen dengan Israel
Baca juga: Warga kembali ke pinggiran Beirut usai gencatan Lebanon-Israel berlaku
Penerjemah: Katriana
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.