Jakarta (ANTARA) - Filipina menyerukan untuk memperkuat kerja sama ASEAN-Uni Eropa dalam memperluas akses ke layanan keuangan guna mendukung usaha kecil dan mempercepat aksi iklim dengan membuka lebih banyak peluang untuk investasi hijau.
Menurut pernyataan resmi ASEAN 2026 yang diterima di Jakarta, Senin, tahun ini Filipina sebagai ketua ASEAN memperkuat kemitraan dengan sektor swasta untuk meningkatkan lapangan kerja dan memperluas akses ke layanan keuangan melalui investasi dalam infrastruktur dan konektivitas.
“Peran pemerintah adalah untuk memperkuat dasar-dasar lingkungan investasi kita dan membuatnya kondusif bagi sektor swasta untuk tumbuh, berinvestasi, dan bermitra dengan sektor publik,” kata Sekretaris Departemen Keuangan Filipina, Frederick D. Go.
Hal itu disampaikan olehnya dalam Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN (AFMGM) dengan Dewan Bisnis ASEAN pada 9 April 2026 di Manila, Filipina.
Sesi tersebut mencakup pertemuan dengan Dewan Bisnis Amerika Serikat-ASEAN (US-ABC), Dewan Bisnis Uni Eropa-ASEAN (EU-ABC), dan Dewan Penasihat Bisnis ASEAN (ASEAN-BAC).
Diskusi tersebut juga menyoroti keunggulan AS dalam kemitraan publik-swasta, pembiayaan campuran, dan skema berbagi risiko dapat dimanfaatkan untuk mendanai infrastruktur strategis, meningkatkan konektivitas regional, serta mendorong pengembangan sektor-sektor berdampak tinggi.
Pembicaraan itu juga menyoroti peran teknologi dan kecerdasan buatan yang semakin meningkat dalam mendorong efisiensi, meningkatkan layanan keuangan, dan memungkinkan bisnis untuk bersaing dalam ekonomi digital yang semakin berkembang.
Mengingat Uni Eropa memiliki keahlian dalam keuangan digital dan berkelanjutan, Frederick Go menyerukan kerja sama ASEAN-Uni Eropa yang lebih kuat dalam memperluas akses ke layanan keuangan untuk mendukung usaha kecil dan mempercepat aksi iklim dengan membuka lebih banyak peluang untuk investasi hijau.
Frederick Go juga menyerukan peningkatan pembiayaan inklusif untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan rantai nilai agribisnis, sambil memperkuat konektivitas pembayaran regional.
Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.