Tokyo (ANTARA) - Operator pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Jepang melakukan pemeriksaan setelah gempa kuat mengguncang negara tersebut, menurut laporan NHK pada Senin.
Perusahaan Tohoku Electric Power menyatakan PLTN Onagawa di Prefektur Miyagi sedang diperiksa untuk memastikan tidak ada penyimpangan operasional.
Sementara itu, operator Tokyo Electric Power Company juga melakukan pemeriksaan terhadap PLTN Fukushima Daiichi (Fukushima-1) guna mendeteksi kemungkinan anomali baru.
Pemeriksaan serupa turut dilakukan di PLTN Fukushima Daini (Fukushima-2).
Namun, kantor berita Kyodo melaporkan tidak ada kondisi darurat yang terdeteksi di kedua fasilitas tersebut.
Gempa dengan magnitudo 7.4 mengguncang Jepang pada Senin waktu setempat, dengan peringatan tsunami diumumkan di Jepang bagian utara dan timur laut.
Gempa tercatat terjadi pukul 07:52 GMT (14:52 WIB), dengan episentrum terletak 71 kilometer dari Kota Miyako, Prefektur Iwate, menurut catatan badan survei geologi AS, USGS.
Sumber: Sputnik
Baca juga: Gempa magnitudo 7,4 guncang Jepang utara, ada peringatan tsunami
Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Martha Herlinawati Simanjuntak
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.