Jakarta (ANTARA) - Turnamen sepak bola usia dini Pilot Pen Bellmare Cup 2026 menjadi ajang seleksi menuju kompetisi internasional Copa Bellmare 2026 yang akan berlangsung di Jepang.
Pilot Pen Bellmare Cup 2026 dijadwalkan akan berlangsung di ASIOP Training Ground, Sentul, Bogor, pada 25-26 April.
"Kami percaya bahwa olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui Pilot Pen Bellmare Cup, kami ingin berkontribusi nyata dalam menciptakan peluang bagi talenta muda untuk tampil di panggung internasional,” kata Presiden Direktur PT Pilot Pen Marketing Indonesia Daisuke Sekitani dalam konferensi pers di ASIOP Stadium, Jakarta, Senin.
Baca juga: Pelatih Indonesia: Kegagalan di AFF U-17 jadi evaluasi ke Piala Asia
Baca juga: Nova sebut ada sanksi pemain timnas terlibat keributan di EPA U-20
Penyelenggaraan turnamen yang mempertandingkan klub-klub akademi U11 itu menjadi yang pertama di Indonesia.
Nantinya juara dari turnamen ini akan berlaga di Copa Bellmare, Jepang, pada 26-29 Juni 2026, menghadapi klub-klub akademi besar dari dunia seperti Shonan Bellmare, Urawa Red Diamonds, Kashima Antlers, serta Palmeiras Brasil.
Daisuke berharap melalui turnamen ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi jembatan bagi pemain muda Indonesia untuk mendapatkan eksposur global serta pengalaman bertanding di level yang lebih tinggi.
Sementara itu, Pelatih Kepala Shonan Bellmare Indonesia, Naoki Motegi, menyampaikan bahwa Pilot Pen Bellmare Cup 2026 menjadi wadah penting untuk mengembangkan potensi pemain muda Indonesia.
“Kami ingin memberikan pengalaman kompetitif dengan standar internasional sejak usia dini. Ini bukan hanya tentang menang, tetapi bagaimana pemain berkembang secara teknik, mental, dan disiplin,” ujar Motegi.
Baca juga: Sudah lancar bahasa Indonesia, Jordy Wehrmann siap membela timnas
Baca juga: Futsal Indonesia lebih fokus ke regenerasi daripada naturalisasi
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.