Banda Aceh (ANTARA) - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyalurkan 4.000 eksemplar bahan bacaan anak ke sejumlah sekolah dan taman bacaan di Provinsi Aceh.

Kepala Badan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Hafidz Muksin di Banda Aceh, Senin, mengatakan penyaluran ribuan buku atau bahan bacaan tersebut untuk meningkatkan kreativitas anak di Provinsi Aceh, terutama bagi mereka yang terdampak bencana.

"Ada 4.000 eksemplar buku yang kami salurkan di Provinsi Aceh. Penyaluran buku atau bahan bacaan ini akan terus berlanjut. Pak Menteri memiliki kebijakan memberikan bantuan buku kepada Aceh yang terdampak bencana," katanya.

Hafidz Muksin mengatakan penyaluran buku tersebut bertujuan untuk meningkatkan minat baca anak-anak. Buku tersebut bukan buku mata pelajaran, tetapi buku yang mengandung isi ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, dan lainnya.

Buku yang dibagikan, kata dia, terdiri dari 10 judul. Judul tersebut merupakan yang terpilih dari hasil sayembara. Judul buku dipilih sesuai tingkatan dan jenjang sekolah, mulai kelas rendah hingga tinggi.

"Buku-buku yang dibagikan tersebut berisi materi yang berfokus pada upaya meningkatkan kreativitas anak," katanya.

Menurut Hafidz Muksin, materi buku disusun dengan kata-kata atau kalimat yang mudah dipahami anak-anak. Hal ini bertujuan agar anak-anak tidak bosan membaca serta dapat meningkatkan penguasaan mereka.

"Penyaluran buku tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan literasi sejak usia dini, sehingga anak-anak gemar membaca. Hal ini juga upaya melahirkan sumber daya manusia berkualitas di masa depan," kata Hafidz Muksin.

Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.