Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menegaskan pentingnya menjaga kedaulatan rakyat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi nasional.

Mardiono menekankan bahwa pemerintah saat ini berkomitmen menjalankan amanat konstitusi sesuai UUD 1945 Pasal 33 Ayat 3, khususnya terkait kedaulatan rakyat.

“Negara kita adalah negara demokrasi, esensinya kedaulatan ada di tangan rakyat. Ini yang harus terus kita jaga bersama,” kata Mardiono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Hal tersebut disampaikannya dalam pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) PPP se-Pakuan Raya yang digelar di Kabupaten Bogor. Muscab ini meliputi Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok.

Mardiono juga menyoroti arah kebijakan ekonomi nasional yang harus berpihak pada kemandirian, termasuk dalam sektor pangan. Menurutnya, Indonesia saat ini tidak lagi bergantung pada impor beras mulai tahun 2025.

“Pak Presiden Prabowo menginginkan kedaulatan di tangan rakyat, termasuk dalam ekonomi. Kita tidak boleh terus menjadi importir,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum bercerita bahwa dititipkan pesan oleh Ketua Umum agar terus menjaga kondusivitas PPP di Jawa Barat.

“Pak Ketum selalu berpesan, saya selaku pimpinan di Jawa Barat agar menghindari konflik internal dan mengedepankan kolaborasi dalam membangun kekuatan partai. Hindari ekses-ekses negatif dari even politik. Jangan sampai terjadi gaya belah bambu dan kepemimpinan harus dijalankan dengan bijaksana,” ujar Ruzhanul.

Di sisi lain, Ketua DPC PPP Kabupaten Sukabumi Anri Hidayana optimisme terhadap masa depan PPP di bawah kepemimpinan Mardiono. Dia meyakini, dengan soliditas dan kekompakan kader, PPP mampu meningkatkan elektabilitas dan kembali berjaya.

“Kita yakin, kalau solid dan kompak, Insya Allah PPP akan naik kelas,” ujar Anri Hidayana.

Baca juga: PPP dorong seluruh kader kembali pada dakwah keumatan

Baca juga: Waketum PPP dapat masukan ulama Jabar utamakan musyawarah- nilai Islam

Baca juga: PPP dorong soliditas kader hadapi Pemilu 2029 lewat musyawarah wilayah

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.