Latihan ini bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan profesionalisme dan kesiapan tempur prajurit TNI Angkatan Laut (AL)
Tanjungpinang (ANTARA) - Kapal Perang Republik Indonesia KRI Alamang-644 dari Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada I melaksanakan latihan kesiapsiagaan peran tempur bahaya udara di perairan Selat Malaka.
"Latihan ini bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan profesionalisme dan kesiapan tempur prajurit TNI Angkatan Laut (AL)," kata Komandan KRI Alamang-644 Letkol Laut (P) Rudi Sulistiyanto dalam keterangannya di Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Selasa.
Ia menjelaskan ancaman dari udara merupakan faktor krusial dalam operasi laut yang menuntut kesiapsiagaan tinggi.
Baca juga: KRI Canopus-936 singgah di Cape Town, tegaskan peran maritim Indonesia
Latihan difokuskan pada peningkatan kemampuan deteksi dini, kecepatan pengambilan keputusan, serta ketepatan dalam menjalankan prosedur penanggulangan ancaman udara.
Selain itu, lanjut diam seluruh personel KRI Alamang-644 dilatih agar mampu bertindak responsif, terukur, dan sesuai prosedur tetap.
"Koordinasi antarbagian di kapal juga menjadi perhatian utama guna memastikan setiap unsur dapat bekerja secara terpadu dalam menghadapi berbagai skenario ancaman," ujarnya.
Baca juga: KRI R.E. Martadinata-331 rampungkan latihan bersama di Australia
Letkol Laut (P) Rudi Sulistiyanto yang juga memimpin langsung latihan tersebut menegaskan komitmen dalam membangun kesiapsiagaan tempur prajurit.
Ia berharap latihan ini semakin meningkatkan kesiapan prajurit dalam menghadapi potensi ancaman, khususnya dari udara.
“Kesiapan tempur yang optimal menjadi faktor penting dalam mendukung tugas TNI AL menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perairan Indonesia,” ujarnya.
Baca juga: Rusia nantikan kedatangan KRI Bima Suci di laut Moskow, Juni 2026
Pewarta: Ogen
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.