Jakarta (ANTARA) - Ubisoft mengonfirmasi akan secara resmi memperkenalkan gim "Assassin's Creed Black Flag" versi terbaru dengan judul "Assassin's Creed Black Flag Resynced" melalui acara presentasi khusus yang digelar pekan ini.
Dilansir dari IGN pada Selasa, pengumuman gim "Assassin's Creed Black Flag Resynced" dijadwalkan berlangsung pada 23 April pukul 23.00 WIB. Ajang tersebut bisa disaksikan secara daring melalui kanal YouTube resmi Ubisoft.
Nama proyek gim "Assassin's Creed Black Flag Resynced" pertama kali muncul pada Desember tahun lalu melalui daftar lembaga pemeringkat gim di Eropa.
Baca juga: Gim The Division Resurgence rilis di iOS dan Android pada 31 Maret
Sejak saat itu, penggemar terus mengikuti perkembangan proyek tersebut, terutama setelah sejumlah bocoran internal serta petunjuk dari pengisi suara karakter utama gim "Assassin's Creed Black Flag" yang diperkirakan akan kembali terlibat.
"Assassin's Creed Black Flag Resynced" akan menghadirkan pembaruan besar dari salah satu judul paling populer dalam seri Assassin's Creed.
Gim tersebut akan membawa peningkatan visual dan permainan agar setara dengan kualitas gim terbaru Ubisoft, "Assassin's Creed Shadows".
Baca juga: Ubisoft batalkan enam proyek gim, termasuk remake Prince of Persia
Selain itu, Ubisoft juga dikabarkan menambahkan konten cerita baru untuk memperluas kisah tokoh utama Edward Kenway.
Namun, bocoran yang beredar mengungkapkan bagian alur cerita berlatar era modern yang ada di gim asli dikabarkan dihapus. Keputusan ini menuai kritik dari sebagian penggemar.
Gim Assassin's Creed Black Flag pertama kali dirilis pada 2013 dan dikenal luas berkat tema bajak laut, eksplorasi laut terbuka, serta sistem pertempuran kapal yang menjadi ciri khasnya.
Baca juga: Ubisoft resmikan anak usaha baru, bakal kelola gim Assassin's Creed
Baca juga: Ubisoft bersama Tencent bentuk anak perusahaan gim baru
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.