Jakarta (ANTARA) - Pendiri Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Indra Kartasasmita meninggal dunia pada Rabu pukul 01.29 WIB di Jakarta.
Kabar duka tersebut disampaikan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. Jenazah almarhum rencananya disemayamkan di Honbu atau Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Perkemi, Pondok Gede, Rabu siang.
“Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Sensei Indra Kartasasmita, tokoh olahraga nasional yang merupakan pendiri olahraga kempo di Indonesia dan anggota dewan pengawas KONI Pusat,” ujar Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta.
Baca juga: 369 atlet bersaing di Kejurnas Shorinji Kempo untuk persiapan ke PON
Baca juga: Kembali terpilih Agus Setiadji ingin Perkemi aktif di internasional
Dia mengatakan kepergian Indra menjadi kehilangan besar mengingat kontribusinya dalam membangun dan membina olahraga kempo di Tanah Air.
“Almarhum mendirikan PB Perkemi dan terus aktif dalam proses pembinaan atlet hingga akhir hayatnya,” kata Marciano.
Marciano juga mengenang semangat Indra yang tetap tinggi meski dalam kondisi sakit.
“Pada saat saya dan pengurus KONI Pusat membesuk, almarhum masih menunjukkan semangat yang berapi-api,” ujar dia.
Indra Kartasasmita merupakan salah satu tokoh penting di balik berdirinya organisasi kempo di Indonesia. Bersama Ginanjar Kartasasmita dan almarhum Utin Sahraz, ia mendirikan organisasi tersebut pada 2 Februari 1966 dengan nama Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia, yang kemudian berubah menjadi Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia sejak 2014.
Dalam perkembangannya, kempo mulai dipertandingkan di tingkat nasional melalui Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pertama pada 1970 di Jakarta, sebelum resmi menjadi cabang olahraga dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 1977 di Jakarta.
Perkemi juga tercatat sebagai anggota World Shorinji Kempo Organization (WSKO) yang berpusat di Tadotsu, Jepang.
Baca juga: Tiga besar kempo PON Bela Diri Kudus diprioritaskan masuk pelatnas
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.