Medan (ANTARA) - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara (Sumut) mencatat sedikitnya 13 rumah rusak akibat cuaca ekstrem yang melanda Kota Binjai.
Laporan Pusdalops Sumut yang diterima di Medan, Rabu, menyebutkan cuaca ekstrem tersebut diakibatkan angin kencang serta hujan deras.
Pusdalops mendata 13 rumah yang mengalami kerusakan tersebut tersebar di Kelurahan Bhakti Karya dan Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan.
Kelurahan Bhakti Karya tercatat wilayah yang paling terdampak dengan 11 rumah mengalami kerusakan. Sedangkan Kelurahan tanah Merah hanya tercatat dua rumah mengalami kerusakan ringan.
Baca juga: Pusdalops catat dua daerah di Sumut dilanda tanah longsor
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan laporan tersebut merupakan data sementara yang diterima dari Pusdalops Sumut.
"Berdasarkan laporan yang diterima tidak ada pengungsi, korban luka maupun korban meninggal dunia," kata dia.
Ia mengatakan bahwa berbagai upaya penanganan atas bencana tersebut telah dilakukan oleh sejumlah pemangku kebijakan terkait.
Selain itu, BPBD Sumut juga melakukan koordinasi dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak.
Baca juga: Pusdalops: 4.843 korban bencana di Sumut masih mengungsi
"Kondisi terkini masih dalam penanganan oleh BPBD Kota Binjai," ujarnya.
Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.