Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memperkuat kerja sama dalam mengembangkan koperasi sebagai sarana pembinaan, pemberdayaan, dan penguatan ekonomi warga binaan lembaga pemasyarakatan (lapas).

Penguatan kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah dan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto di Tangerang, Senin.

Wamenkop mengatakan sinergi kedua kementerian diarahkan untuk mendorong warga binaan tidak hanya menjadi objek pembinaan, tetapi juga pelaku ekonomi melalui koperasi.

“Kami ingin memastikan warga binaan dapat menjadi subjek pembangunan ekonomi melalui koperasi,” ujar Farida dikutip dari keterangan pers kementerian.

Menurut dia, koperasi akan menjadi instrumen utama dalam meningkatkan kapasitas warga binaan, melalui pelatihan kewirausahaan, penguatan manajemen usaha, hingga pendampingan sumber daya manusia.

Selain penguatan kapasitas, Farida menyatakan Kemenkop juga akan memperluas akses pasar bagi produk warga binaan, mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga kerajinan, agar dapat masuk ke jaringan distribusi yang lebih luas, termasuk melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Di sisi pembiayaan, Farida menyampaikan bahwa Kemenkop memiliki skema pendanaan khusus lewat Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), yang menyalurkan pinjaman dengan bunga rendah kepada koperasi.

Wamenkop menambahkan bahwa penguatan kelembagaan koperasi juga akan terus didorong, termasuk pembentukan koperasi primer di berbagai wilayah pemasyarakatan serta pengembangan Induk Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (Inkopasindo).

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong transformasi lapas yang lebih produktif.

“Kita lakukan transformasi lembaga pemasyarakatan menjadi sentra bisnis yang mandiri dan berkelanjutan. Jadi lapas tidak hanya mengurung, tapi juga membangun, tidak hanya menekan, tetapi juga memberdayakan,” ujar dia.

Ia menilai sinergi dengan Kemenkop menjadi langkah strategis agar program pemberdayaan warga binaan dapat berjalan lebih terarah dan memberikan dampak nyata.

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.