Yogyakarta (ANTARA) - Kawasan Kotagede di Kota Yogyakarta, terkenal dengan kerajinan peraknya yang indah untuk pasar ekspor maupun dalam negeri. Namun, dalam beberapa bulan terakhir situasi geopolitik global mulai berpengaruh pada lesunya permintaan ekspor kerajinan perak Kotagede dari sejumlah negara. Kondisi tersebut turut memicu kenaikan harga bahan baku perak secara signifikan.

Kenaikan harga jual juga berdampak pada daya beli konsumen. Kendati demikian, sejumlah perajin di Kotagede tetap berupaya memproduksi kerajinan perak di tengah tantangan harga perak yang meningkat.

Foto yang diabadikan pada 25 April 2026 ini menunjukkan seorang perajin memeriksa detail cincin berbahan perak di sebuah pusat industri perak di Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA/Xinhua/Agung Supriyanto

Foto yang diabadikan pada 25 April 2026 ini menunjukkan seorang perajin memeriksa detail miniatur kapal layar berbahan perak di sebuah pusat industri perak di Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA/Xinhua/Agung Supriyanto

Foto yang diabadikan pada 25 April 2026 ini menunjukkan seorang perajin membuat cincin berbahan perak di sebuah pusat industri perak di Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA/Xinhua/Agung Supriyanto

Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.