Jakarta (ANTARA) - Pembalap muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa mengaku mampu beradaptasi dengan NSF250RW, sepeda motor yang akan digunakannya saat debut FIM Moto3 Junior World Championship 2026.
Kiandra mengatakan, proses penyesuaian dirinya dengan NSF250RW berjalan positif setelah menjalani dua sesi tes pramusim di Valencia dan Barcelona, Spanyol.
"Alhamdulillah (adaptasi) berjalan dengan lancar dan saya bisa adaptasi dengan cepat, walaupun memang masih banyak yang harus saya tingkatkan dari sisi saya dan juga dari sisi mekanik," kata Kiandra pada sesi wawancara daring bersama media termasuk ANTARA yang diikuti di Jakarta, Selasa.
Baca juga: Pembalap Indonesia Kiandra Ramadhipa tampil di Moto3 Junior mulai Mei
Baca juga: Pembalap Indonesia Kiandra Ramadhipa menangi balapan kedua MotoGP Rookies Cup Jerez
Pembalap berusia 16 tahun itu menyebut, masa transisi menuju level JuniorGP menjadi tantangan penting dalam pengembangan kariernya, mengingat karakter motor Moto3 berbeda dengan motor yang digunakan di Red Bull Rookies Cup.
Karena itu, Kiandra memanfaatkan setiap sesi pengujian untuk memahami karakter motor, setelan teknis, serta meningkatkan kenyamanan saat berada di atas lintasan.
"Kami masih banyak ruang untuk improvisasi di putaran pertama," kata dia.
Pembalap asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta itu menyebut kemenangan yang diraihnya pada balapan kedua Red Bull MotoGP Rookies Cup di Sirkuit Jerez, akhir pekan lalu,turut menambah motivasi menatap kompetisi berikutnya.
"Tentunya saya jadi mendapatkan motivasi yang lebih tinggi dari saya memenangi balapan minggu lalu," tutur dia.
Kiandra Ramadhipa berharap proses adaptasi yang berjalan baik bisa membantunya meraih hasil maksimal saat menjalani musim perdana di Moto3 JuniorGP.
"Saya minta doanya saja semoga diberi kelancaran dan hasil yang maksimal juga untuk di Moto3 Junior," tutur dia.
Berikut jadwal FIM Moto3 Junior World Championship 2026.
24 Mei: Sirkuit Barcelona-Catalunya (Spanyol)
14 Juni: Sirkuit Do Estoril (Portugal)
5 Juli: Sirkuit Jerez (Spanyol)
26 Juli: Sirkuit Nevers Magny Cours (Prancis)
6 September: Sirkuit Ricardo Tormo (Spanyol)
27 September: Sirkuit Aragon (Spanyol)
18 Oktober: Sirkuit Misano (Italia).
Baca juga: Kiandra: Manuver di tikungan terakhir Jerez strategi bukan nekat
Baca juga: Ramadhipa banyak belajar dari Veda dan Mario Aji
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.