Athena (ANTARA) - Zionis Israel mencegat konvoi kapal-kapal bantuan yang hendak menuju Jalur Gaza di perairan internasional dekat Yunani, kata penyelenggara misi tersebut, Kamis (30/4).
Mereka mengecam tindakan Zionis tersebut dan menilai aksi itu telah membuat Israel terlihat semakin bebas bertindak tanpa akuntabilitas.
Inisiatif Global Sumud Flotilla menjelaskan bahwa Israel merebut kendali atas kapal-kapal tersebut di perairan yang berjarak ratusan mil dari Gaza.
Baca juga: Flotila ke Gaza diserang Israel lagi, tiga kapal dicegat
Baca juga: ABC: Aktivis Australia dari flotila Gaza dianiaya saat ditahan Israel
Dalam sebuah pernyataan, kelompok itu menyatakan, "Ini adalah pembajakan", dan menambahkan: "Ini adalah penangkapan ilegal terhadap manusia di laut lepas dekat Kreta, yang menunjukkan bahwa Israel dapat bertindak dengan impunitas penuh, jauh di luar perbatasan (wilayah)nya sendiri, tanpa konsekuensi."
Disebutkan bahwa armada kedua yang membawa bantuan kemanusiaan berlayar menuju Jalur Gaza dari Barcelona, Spanyol, pada 12 April, dalam upaya menembus blokade yang diberlakukan penjajah Israel.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Baca juga: Anwar Ibrahim kecam ulah Israel cegat kapal kemanusiaan Gaza
Baca juga: Turkiye-Spanyol kecam intervensi Israel terhadap armada bantuan Gaza
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.