Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 3.225 personel gabungan untuk menjaga aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan elemen masyarakat di wilayah Jakarta Pusat.
"Kami hadir untuk melayani masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan cara humanis, profesional, dan sesuai aturan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung di Jakarta, Senin.
Menurut dia, sebanyak 3.225 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres, dan Polsek jajaran disiagakan untuk melayani aksi unjuk rasa tersebut.
Reynold memastikan bahwa pengamanan dilakukan dengan prinsip melayani masyarakat dan menghormati hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
"Ada 3.225 personel gabungan untuk melayani aksi unjuk rasa," ujarnya.
Adapun titik aksi unjuk rasa dari BEM SI dan Kerakyatan serta Koalisi Masyarakat Sipil digelar di depan Kemendikti Saintek RI, kegiatan direncanakan pada pukul 11.00 WIB.
Kemudian ada juga aksi unjuk rasa dari Dewan Mahasiswa Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Negeri (DEMA UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dan beberapa element massa di wilayah Gambir pada pukul 10.00 WIB.
Selain itu, unjuk rasa juga digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indraprasta PGRI (BEM Unindra) di depan Gedung MPR/DPR pukul 11.00 WIB.
Baca juga: Sebanyak 1.948 personel gabungan siap layani unjuk rasa buruh di DPR
Baca juga: BEM UI demo di Jakpus, polisi siagakan 1.031 personel gabungan
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.