Jakarta (ANTARA) - Director of Sports Performance and Nutrition Education Herbalife Dr. Krissy Ladner mengatakan protein merupakan fondasi harian yang mendukung tubuh tetap kuat, tangguh, dan bertenaga dalam menjalani aktivitas rutin.

“Protein bukan hanya untuk atlet atau tujuan tertentu. Ini adalah nutrisi harian yang mendukung pergerakan, pemulihan, dan vitalitas jangka panjang,” kata Ladner dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan protein berperan sebagai bahan dasar untuk menjaga dan memperbaiki jaringan otot. Setiap aktivitas fisik seperti berjalan, mengangkat barang, maupun olahraga memberi tekanan pada serat otot sehingga tubuh memerlukan protein untuk membantu pemulihan serta menjaga massa otot tanpa lemak.

Baca juga: Aktor Dian Sidik sebut konsumsi protein penting untuk jaga massa otot

Menurut Ladner, menjaga massa otot tanpa lemak juga berkaitan dengan kesehatan metabolisme karena jaringan otot merupakan jaringan aktif secara metabolik yang memengaruhi cara tubuh menggunakan energi.

Ia menambahkan manfaat protein akan lebih optimal jika dikonsumsi secara merata sepanjang hari, bukan hanya setelah latihan. Distribusi asupan protein dalam setiap waktu makan disebut dapat membantu menjaga energi stabil, mempertahankan massa otot, dan mengontrol nafsu makan.

“Pendekatan ini juga mendukung pemulihan dari aktivitas fisik sehari-hari. Mengombinasikan protein dengan karbohidrat setelah beraktivitas membantu mengisi kembali cadangan energi sekaligus mendukung perbaikan otot,” ujarnya.

Baca juga: Siasat terapkan diet tinggi protein tanpa ganggu kesehatan ginjal

Ladner juga menekankan pentingnya memilih sumber protein yang berkualitas dan beragam. Protein hewani tanpa lemak seperti ikan, unggas, telur, serta produk susu rendah lemak dinilai dapat menyediakan asam amino esensial yang mudah diserap tubuh.

Sementara itu, sumber protein nabati seperti kacang-kacangan, produk kedelai, biji-bijian, dan gandum utuh juga dinilai bermanfaat karena mengandung serat serta fitonutrien.

Ia menilai rutinitas modern kerap membuat pemenuhan kebutuhan protein menjadi tantangan, terutama bagi mereka yang memiliki jadwal padat. Karena itu, camilan tinggi protein, smoothie, atau shake dapat menjadi pilihan praktis untuk membantu memenuhi kebutuhan tanpa harus mengonsumsi porsi besar.

Baca juga: Studi: Diet tinggi protein relatif aman bagi ginjal sehat

Lebih lanjut, Ladner mengatakan asupan protein yang konsisten juga penting seiring bertambahnya usia karena tubuh secara alami mulai kurang efisien dalam mempertahankan massa otot sejak usia paruh baya.

Penurunan massa otot dapat berdampak pada kekuatan, keseimbangan, serta mobilitas, sehingga konsumsi protein yang cukup dinilai berperan dalam menjaga kemandirian dan fungsi tubuh dalam jangka panjang.

“Menjaga massa otot tidak hanya berkaitan dengan performa, tetapi juga fungsi sehari-hari seperti menaiki tangga, membawa belanjaan, atau menjaga keseimbangan tubuh,” kata Ladner.

Baca juga: Lima tanda tubuh kelebihan asupan protein

Ia menambahkan kunci dalam konsumsi protein bukanlah berlebihan atau pembatasan ekstrem, melainkan konsistensi melalui kebiasaan sederhana seperti menambahkan protein saat sarapan dan menyeimbangkan pola makan harian.

“Ketika asupan protein dilakukan secara konsisten dan seimbang, protein menjadi alat yang kuat untuk mendukung kehidupan yang aktif dan penuh energi,” ujarnya.

Baca juga: Jenis protein berdasarkan sumber dan fungsinya untuk kesehatan tubuh

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.