Jakarta (ANTARA) - Samsung dikabarkan bakal merilis ponsel lipat flip generasi selanjutnya Galaxy Z Flip8 dengan bobot yang lebih ringan dan ramping karena kehadiran engsel baru.
Hal ini terungkap dalam salah satu bocoran di aplikasi Naver seperti dilaporkan oleh Gizmochina, Senin (4/5). Menurut pembocor teknologi di Naver, Samsung mungkin akan memperkenalkan mekanisme engsel yang didesain ulang yang bertujuan untuk mengurangi lipatan yang terlihat pada layar lipat bagian dalam Galaxy Z Flip8.
Dengan desain itu, layar ponsel diyakini akan terlihat hampir rata saat dibuka, yang akan mengatasi salah satu aspek yang paling mencolok dari ponsel lipat bergaya flip (lipatan horizontal).
Baca juga: Bocoran ukuran bodi dan layar Samsung Galaxy Z Flip 8 terungkap
Perubahan engsel yang sama juga diperkirakan akan sedikit mengubah dimensi perangkat. Laporan menunjukkan bahwa ponsel ini mungkin sedikit lebih lebar sekaligus menjadi sekitar 0,5 milimeter lebih tipis saat dilipat.
Bobotnya juga diperkirakan akan turun menjadi sekitar 180 gram, dibandingkan dengan sekitar 188 gram pada Samsung Galaxy Z Flip 7, sehingga ponsel lebih mudah digenggam dalam jangka waktu lama.
Dengan desain yang mungkin mengalami penyempurnaan halus, di sisi lain spesifikasi perangkat keras internal diperkirakan akan tetap hampir tidak berubah.
Gawai itu mungkin akan memiliki baterai 4.300mAh yang dipasangkan dengan pengisian daya kabel 25W, mirip dengan generasi sebelumnya. Elemen lain seperti speaker, motor getar, dan layar penutup juga diperkirakan akan tetap sama tanpa peningkatan besar.
Spesifikasi kamera kemungkinan mencakup sensor utama 50 MP dan lensa ultra-wide 12 MP. Akan ada juga kamera depan 10 MP yang ditempatkan pada layar bagian dalam.
Untuk chip-nya, kemungkinan ada perubahan dengan pemasangan chipset Exynos 2600 2nm terbaru dari Samsung, sejalan dengan pendekatan merek tersebut untuk seri ponsel lipatnya.
Galaxy Z Flip8 diperkirakan akan debut bersamaan dengan ponsel lipat lainnya di acara Galaxy Unpacked yang dikabarkan akan berlangsung pada 22 Juli di London 2026. Harganya mungkin akan sedikit meningkat karena kenaikan biaya komponen, meskipun angka pastinya belum dikonfirmasi.
Baca juga: Kapasitas baterai Samsung Galaxy Z Flip 8 sama seperti pendahulunya
Baca juga: Samsung pasarkan Galaxy Z Flip7 mulai Rp17,9 juta di Indonesia
Baca juga: Huawei Pura X Max debut jadi ponsel lipat layar lebar pertama di dunia
Baca juga: iPhone Fold masuk tahap uji coba produksi sebelum peluncuran
Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.