Palangka Raya (ANTARA) - Wali Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Fairid Naparin mengatakan bahwa pemerintah setempat terus memaksimalkan peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dalam mencegah penyebaran stunting.

"Peran aktif PKK di lapangan harus mampu mempercepat penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat di Kota Palangka Raya," kata Fairid di Palangka Raya, Selasa.

Dia mengatakan, isu stunting menjadi perhatian serius karena berdampak langsung pada kualitas generasi masa depan.

"Untuk itu, menjadi sangat penting bahwa kader TP PKK harus terus aktif melakukan intervensi melalui edukasi tentang pentingnya pemenuhan gizi bagi keluarga," katanya.

Di sisi lain, Fairid juga mengapresiasi TP PKK Kota Palangka Raya yang terus membuka diri untuk bersinergi dengan jajaran Pemkot Palangka Raya dalam pelaksanaan 10 program pokok PKK, termasuk dalam pencegahan stunting.

Menurut dia, anggota dan kader TP PKK yang tersebar sampai tingkat kelurahan menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung program pemerintah mengeliminasi stunting.

Pernyataan itu diungkapkan dia saat dikonfirmasi terkait pelaksanaan Rapat Konsultasi (Rakon) TP PKK se-Kota Palangka Raya.

Ketua TP PKK Kota Palangka Raya, Avina Fairid Naparin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Rapat Konsultasi TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah.

"Rakon ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program yang telah dijalankan, menyusun program, berkonsultasi dan memantapkan program kerja tahun 2026," katanya.

Dia menegaskan bahwa TP PKK Kota Palangka Raya membuka diri untuk bersinergi dengan berbagai mitra dalam upaya pemberdayaan kesejahteraan keluarga melalui pelaksanaan 10 program pokok PKK.

"Melalui kegiatan ini peserta akan diberikan informasi terkait arah dan kebijakan oleh TP PKK Provinsi Kalteng serta upaya pencegahan stunting," katanya.

Pewarta: Rendhik Andika
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.