Jakarta (ANTARA) - OpenAI pada Selasa (5/5) merilis model kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dasar baru bernama GPT-5.5 Instant guna menggantikan GPT-5.3 Instant sebagai model bawaan untuk ChatGPT.
Menurut warta TechCrunch pada Selasa (5/5), perusahaan kecerdasan buatan itu bulan lalu merilis model GPT-5.5 terbaru yang diklaim mendapat peningkatan dalam area seperti pengkodean dan pekerjaan berbasis pengetahuan.
OpenAI menyatakan bahwa GPT-5.5 Instant mengurangi halusinasi di area sensitif seperti hukum, kedokteran, dan keuangan sambil mempertahankan latensi rendah dari pendahulunya.
Perusahaan menyampaikan, model baru itu mencapai skor 81,2 dalam tes matematika American Invitational Mathematics Examination (AIME) 2025, lebih tinggi dari skor model yang lebih lama yang tercatat 65,4.
Model yang baru juga mengungguli pendahulunya pada tolok ukur penalaran multimodal MMMU-Pro dengan skor 76 dibanding 69,2.
Rilis ini memberikan penekanan khusus pada manajemen konteks.
Model GPT-5.5 Instant dapat menggunakan alat pencarian untuk merujuk kembali ke percakapan, berkas, dan Gmail sebelumnya untuk memberikan jawaban yang lebih personal.
Fitur ini akan tersedia bagi pengguna layanan Plus dan Pro di web dan rencananya akan segera diluncurkan ke perangkat seluler.
OpenAI menyatakan bahwa mereka berencana memperluas akses ke fitur ini kepada pengguna Free, Go Business, dan perusahaan dalam beberapa minggu mendatang.
Baca juga: Ponsel pintar OpenAI bakal ditenagai chip 2nm Dimensity 9600
Baca juga: OpenAI dikabarkan jajaki pengembangan ponsel pintar berbasis AI
Dengan pembaruan model dasar, ChatGPT juga akan menampilkan sumber memori di semua model untuk membantu pengguna memahami dari mana jawaban tersebut dihasilkan.
Pengguna dapat menghapus sumber yang sudah usang atau memperbaikinya jika jawabannya salah.
Bagi para pengembang, model GPT-5.5 akan tersedia melalui API sebagai "chat-latest" dan versi 5.3 tersedia sebagai opsi bagi pengguna berbayar hanya selama tiga bulan.
Perusahaan menghadapi penolakan dalam langkah penarikan model sebelumnya.
Ketika menarik model GPT-4o, OpenAI menghadapi reaksi keras dari pengguna yang sudah merasa terhubung dengan "kepribadian" model tersebut.
GPT-4o sering menguatkan pilihan pengguna dan hal itu membuat mereka merasa terhubung dengan model tersebut.
Terlepas dari protes yang disampaikan oleh pengguna, GPT-4o tetap dihentikan penggunaannya pada Februari 2026.
Baca juga: Pengguna Apple Intelligence bisa pilih model AI pihak ketiga di iOS 27
Baca juga: Pemerintah AS berencana perkuat pengawasan terhadap model AI baru
Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.