Tingginya elektabilitas tersebut tidak bisa dilepaskan dari persepsi publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dinilai sangat memuaskan oleh mayoritas responden
Jakarta (ANTARA) - Hasil survei Nusantara Riset Indonesia (NRI) menempatkan Partai Gerindra sebagai partai politik dengan elektabilitas tertinggi, yakni 27,25 persen, diikuti Partai Golkar sebesar 15,67 persen dan PDI Perjuangan (PDIP) 15,17 persen.
"Tingginya elektabilitas tersebut tidak bisa dilepaskan dari persepsi publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dinilai sangat memuaskan oleh mayoritas responden," kata Direktur Nusantara Riset Indonesia, Deni Yusup, di Jakarta, Rabu.
Deni menjelaskan, survei terbaru NRI menunjukkan sebanyak 80,17 persen responden menyatakan sangat puas terhadap kinerja Presiden dan Wakil Presiden.
"Angka ini menunjukkan kuatnya legitimasi politik pemerintah yang turut berdampak pada preferensi elektoral masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Survei NRI: Kepuasan terhadap kinerja Presiden capai 80,17 persen
Deni menambahkan dominasi Gerindra juga terlihat konsisten pada indikator kesukaan, kinerja, dan popularitas partai yang berada di kisaran 27 persen.
Hal tersebut menunjukkan adanya korelasi antara kinerja pemerintah dengan pilihan politik masyarakat.
Dalam survei tersebut, faktor ketahanan energi menjadi variabel paling dominan dalam membentuk kepuasan publik dengan persentase 19,17 persen.
Capaian ini menempatkan sektor energi sebagai fondasi utama kepercayaan publik terhadap pemerintah, sekaligus memperkuat efek elektoral terhadap partai pendukung utama pemerintahan.
Selain itu, faktor lain yang memengaruhi kepuasan publik meliputi Program Makan Bergizi Gratis sebesar 18,33 persen, kepemimpinan Presiden 17,92 persen, penegakan hukum 16,67 persen, ketahanan pangan 15,42 persen, serta sektor pendidikan dan sekolah rakyat 12,50 persen.
Menurut Deni, temuan tersebut menunjukkan isu strategis seperti ketahanan energi tidak hanya berdampak pada stabilitas nasional, tetapi juga memiliki implikasi terhadap peta elektoral partai politik.
Survei dilakukan pada 13–22 April 2026 menggunakan metode multi-stage random sampling terhadap 1.200 responden di 38 provinsi dan 518 kabupaten/kota.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar ±2,9 persen. Komposisi responden terdiri atas 50 persen laki-laki dan 50 persen perempuan.
Selain tiga partai teratas, elektabilitas partai lainnya yakni NasDem 5,92 persen, PKB 5,50 persen, PKS 5,25 persen, Demokrat 5,17 persen, PAN 5,08 persen, PSI 2,00 persen, dan PPP 1,00 persen, sementara responden yang belum menentukan pilihan sebesar 9,97 persen.
Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.