Pusdalops mencatat Jalan Nasional Tarutung- Sipirok putus total dan satu unit mobil bak terbuka mengalami rusak parah

Medan (ANTARA) - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat dua orang meninggal dunia akibat bencana tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

Berdasarkan laporan yang diterima di Medan, Rabu, menyebutkan tanah longsor tersebut diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di Kecamatan Pahe Julu, Desa Hubarat pada (5/5).

Pusdalops mendata korban akibat peristiwa naas tersebut sebanyak tiga orang yang terdiri satu orang selamat dan dua lainnya meninggal dunia.

Selain itu, Pusdalops mencatat Jalan Nasional Tarutung- Sipirok putus total dan satu unit mobil bak terbuka mengalami rusak parah.

Baca juga: BNPB: Dua korban longsor di Kabupaten Bogor dan Cianjur ditemukan

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan laporan tersebut merupakan data sementara yang diterima Pusdalops Sumut.

"Berdasarkan laporan tidak ada pengungsi dan korban luka,"ujarnya.

Yuyun, sapaan akrabnya mengatakan berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan sejumlah pemangku kebijakan terkait.

Selain itu, kata dia, BPBD Sumut juga melakukan koordinasi dengan BPBD setempat dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak.

Baca juga: BPBD Bogor: Longsor di Dramaga sebabkan satu warga meninggal

Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.